30 Wilayah Jakarta Belum Punya Puskesmas, PSI Minta Anies Percepat Pembangunan
Ilustrasi - Petugas menyiapkan Ambulans Gawat Darurat (AGD) di Kantor AGD, Kompleks Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Jakarta, Senin (7/2/2022). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.
MerahPutih.com - Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta meminta percepatan pembangunan puskesmas dimuat dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) tahun 2023-2026.
Pasalnya, masih ada sekitar 30 wilayah di Jakarta yang belum memiliki puskesmas tingkat kelurahan.
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad mengatakan, akses pelayanan kesehatan mudah adalah hal mendasar yang harus dinikmati oleh semua lapisan masyarakat terutama warga miskin.
Baca Juga:
Massa KRMP Minta Anies Cabut Pergub 207/2016
"DKI Jakarta ini ibu kota, tapi masih ada sekitar 30 kelurahan yang belum memiliki puskesmas termasuk masih kontrak dan akhirnya membuat masyarakat mengeluarkan biaya lebih untuk berobat dan terhambatnya upaya kesehatan masyarakat," kata Idris di Jakarta, Kamis (24/2).
Anggota Komisi E DPRD DKI ini berpendapat, pembangunan puskesmas harus masuk dalam perencanaan agar dalam beberapa tahun ke depan hal ini bisa jadi prioritas penganggaran.
"Harus masuk dalam perencanaan agar ada dorongan dan prioritas untuk pembangunan puskesmas ini. Beberapa tahun ke belakang kita selalu terhambat karena alasan kekurangan anggaran atau masalah terbatasnya lahan," urainya.
Baca Juga:
9 Capres Jagoan PSI: Jenderal Andika Sampai Sri Mulyani, Minus Anies
Makanya, kata dia, pembangunan pelayanan kesehatan ini penting masuk dalam perencanaan, agar ada target dan dorongan, ini hak dasar yang harus diperjuangkan.
Idris juga meminta agar dalam RPD ditargetkan tahun 2026 semua wilayah kelurahan di DKI Jakarta memiliki puskesmas. Dengan begitu, Gubernur Anies Baswedan dan jajarannya akan terdorong memikirkan strategi akselerasi pemenuhan fasilitas puskesmas kelurahan dalam 4 tahun tersebut. (Asp)
Baca Juga:
Prabowo, Ganjar dan Anies Dominasi Elektabilitas Survei Pilpres
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PSI Jateng Gelar Rakorwil di Solo, Undang Jokowi Hingga Kaesang
Pimpinan PSI DKI Wanti-Wanti Pemprov DKI soal Longsor Sampah di TPST Bantar Gebang
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
PSI Desak Publik Cerdas: Peresmian Jokowi 2018 Itu Bandara Negara, Bukan Bandara yang Diributkan Menhan Sjafrie Sjamsuddin
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Prostitusi Berulang di Gang Royal, Dewan DKI Minta Penegakan Tegas untuk Tindakan Melanggar Hukum
Kritik Wacana Pembatasan Game Online Usai Ledakan SMAN 72, PSI Jakarta: Orang Tua Harus Awasi Anak, Bukan Salahkan Game
PSI Jakarta Tolak Pemotongan Subsidi Pangan, Warga Juga Disebut Sulit Akses
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar