3 WNI Awak Kapal Hilang Usai Ledakan di Selat Hormuz, Kemlu RI Dorong Investigasi

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
3 WNI Awak Kapal Hilang Usai Ledakan di Selat Hormuz, Kemlu RI Dorong Investigasi

Gedung Kementerian Luar Negeri. (Dok Kemlu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Persatuan Emirat Arab (PEA) mengalami ledakan di Selat Hormuz. Dilaporkan ada tiga awak warga negara Indonesia (WNI) dalam proses pencarian.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan insiden terbakar dan tenggelamnya kapal Musaffah 2 terjadi pada Kamis (6/3).

Kapal ini tenggelam di antara perairan PEA dan Oman pukul 02.00 dini hari waktu setempat.

"Hingga saat ini, Otoritas di PEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden ini," kata Heni kepada wartawan, Minggu (8/3).

Kemlu menyebut perwakilan RI berkoordinasi dengan otoritas PEA, Oman dan pihak perusahaan Safeen Prestige. Musaffah 2 terdiri dari 7 personel kapal yang berkewarganegaraan Indonesia, India, dan Filipina.

Baca juga:

Blokade ‘Jalur Minyak’ Selat Hormuz Iran, DPR RI : Ekonomi Indonesia Bisa Terhantam

Heni mengatakan ada 4 WNI yang berada dalam kapal tersebut. Dilaporkan bahwa 1 WNI dalam keadaan selamat mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit. Sementara 3 WNI lainnya, masih dalam proses pencarian.

Heni mengatakan ada satu WNI lain saat kejadian berlangsung. Namun, WNI itu berada di kapal berbeda dan dalam kondisi selamat.

Kemlu RI mendorong adanya investigasi menyeluruh terkait insiden tersebut.

Kemlu RI mengimbau seluruh WNI yang berada di Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta WNI di sana terus berkoordinasi dengan perwakilan RI terkait.

"Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline perwakilan RI terkait," imbuhnya. (Knu)

#WNI #Selat Hormuz #Konflik Timur Tengah #Kementerian Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Indonesia
Kapal Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Kapal tunda terbalik di Busan, Korea Selatan, menewaskan satu awak. Dua ABK WNI ikut jadi korban, satu selamat, satu masih hilang.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Kapal  Berbobot 268 Ton Terbalik di Busan Korea Selatan, ABK WNI Ikut Hilang
Bagikan