3 Tanda Pacar Sedang Gaslighting Kamu

annehsannehs - Kamis, 06 Agustus 2020
3 Tanda Pacar Sedang Gaslighting Kamu

Kenali gaslighter di sekitarmu. (Foto evolyst.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM artian singkat, gaslighting bisa dimaknai sebagai trik menyelamatkan diri dengan cara memutarbalikkan fakta agar korban merasa bingung dan mempertanyakan realita.

Dilansir dari Psychology Today, gaslighting adalah taktik yang dilakukan satu pihak untuk membuat sang korban mempertanyakan kebenaran mereka demi meraih kekuatan.

Gaslighting bisa terjadi dimana saja dan dilakukan oleh siapa saja baik figur politik, influencer, teman, keluarga, atau pacarmu sendiri. Tanpa kamu sadari, gaslighting mampu membuat korban merasa tidak berdaya, tidak waras, stres, atau bahkan depresi sehingga gaslighting dianggap sebagai red flag dalam suatu hubungan apapun.

Jika kamu masih mengira-ngira apakah pacar atau orang terdekatmu benar-benar melakukan gaslighting kepadamu, yuk intip tiga tanda-tanda dibawah ini.

BACA JUGA:

Waspada Gaslighting, Taktik manipulatif untuk Memutarbalikkan Fakta

1. Mereka menganggap kamu gila

Memanipulasi pikiran korban (Foto: workplaceinsight)
Memanipulasi pikiran korban (Foto: workplaceinsight)

Stephanie Sarkis, PhD mengatakan kepada Health bahwa salah satu tanda bahwa kamu sedang di-gaslight adalah ketika kamu sering bertanya pada dirimu sendiri, 'apakah aku terlalu baper?' atau 'apa aku terlalu sensitif?'.

Seorang gaslighter sangat lihai dalam memutarbalikkan fakta dan mensugestikan bahwa ada sesuatu yang salah dengan dirimu. Mereka seringkali mengatakan bahwa kamu terlalu berlebihan atau terlalu emosional. Pada akhirnya, kamu akan merasa tidak percaya diri pada penilaianmu sendiri.

Gaslighter juga seringkali menyerang keluarga dan teman-teman terdekatmu dan mengatakan bahwa mereka gila.

2. Terlalu sering mengabaikanmu ketika dalam masalah

Mereka tidak jarang meng-ghosting kamu ketika sedang dalam masalah.  (Foto Unsplash Kinga Cichewicz)
Mereka tidak jarang meng-ghosting kamu ketika sedang dalam masalah. (Foto Unsplash Kinga Cichewicz)

Teknik klasik lainnya dari para gaslighter antara lain menghentikan komunikasi ketika kamu sudah mulai vokal terhadap beberapa masalah. Mereka juga cenderung menghindar ketika diajak berdiskusi secara sehat.

"Kamu berada tepat di depan mereka (gaslighter) , dan mereka bisa bertingkah seolah kamu tidak ada disana. Mereka akan menolak untuk berbicara denganmu, atau mereka akan menghilang dan tidak memberimu pesan," ungkap Sarkis.

BACA JUGA:

3 Item Terbaik dari Koleksi Vans x The SImpsons Terbaru

3. Sangat jarang meminta maaf

Kamu akan selalu meminta maaf walau tidak salah  (Foto Unsplash Luis Galvez)
Kamu akan selalu meminta maaf walau tidak salah (Foto Unsplash Luis Galvez)

"Aku yang minta maaf, walau kau yang salah", sepenggal lirik lagu dari Mawar De Jongh ini sekilas memang terdengar romantis. Meski begitu, laman Health mengatakan korban gaslighting akan selalu meminta maaf, walau yang salah adalah pasangannya.

Gaslighter ingin membuatmu percaya bahwa kamulah pengacau dan pembuat onar di segala situasi. Jika ia telat datang ketika makan malam, gaslighter akan menyalahimu karena tidak jelas menentukan jam makan malam. Segala hal terasa salah, dan hanya dia yang benar. (shn)

#Psikologi
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan Kartu Tanda Peserta ASABRI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Fun
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bukan tentang barangnya, seseorang yang bersedih hanya mencari sensasi kesenangan dari aktivitas kesibukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2025
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Fun
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Ada banyak alasan orang menjadi fomo, salah satunya butuh validasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Desember 2024
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Fun
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Sarkasme punya elaborasi terhadap kecerdasan seseorang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 Oktober 2024
Sering Berbicara Sarkas Berarti Punya Kecerdasan Tinggi? Simak Penjelasannya
Fun
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Sifat patriarki bisa muncul dalam berbagai bentuk dan dapat memengaruhi hubungan antar pasangan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 Oktober 2024
Waspada, Ini 5 Tanda Pasangan Kamu Punya Sifat Patriarki
Fun
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Apresiasi mungkin hanya berbentuk kata, tetapi memberikan kekuatan luar biasa.
Wisnu Cipto - Minggu, 13 Oktober 2024
5 Manfaat Mengapresiasi Anak, Bekal Mereka Hadapi Kerasnya Hidup
Bagikan