3 ABK WNI Hilang Usai Kapal Terbakar di Selat Hormuz, DPR Desak Pemerintah Maksimalkan Pencarian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
3 ABK WNI Hilang Usai Kapal Terbakar di Selat Hormuz, DPR Desak Pemerintah Maksimalkan Pencarian

Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Komisi I DPR RI, Iman Sukri, meminta pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk bekerja keras dan memaksimalkan upaya pencarian terhadap tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat Musaffah 2 terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz.

Insiden tersebut terjadi ketika kapal berbendera Uni Emirat Arab itu mengalami kebakaran hebat sebelum akhirnya tenggelam di jalur pelayaran strategis tersebut. Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Iman Sukri menegaskan bahwa perlindungan terhadap WNI di luar negeri harus menjadi prioritas utama pemerintah, terlebih dalam situasi konflik yang berpotensi membahayakan keselamatan warga Indonesia yang bekerja di wilayah tersebut.

“Kementerian Luar Negeri harus bekerja keras dan memaksimalkan pencarian terhadap tiga ABK WNI yang masih hilang. Pemerintah perlu memastikan seluruh upaya penyelamatan dilakukan secara optimal,” kata Iman Sukri dalam keterangannya, Senin (9/3).

Baca juga:

3 WNI Awak Kapal Hilang Usai Ledakan di Selat Hormuz, Kemlu RI Dorong Investigasi

Ia juga meminta Kemlu untuk terus memperkuat koordinasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di kawasan Timur Tengah, khususnya Kedutaan Besar Republik Indonesia Abu Dhabi di Uni Emirat Arab serta Kedutaan Besar Republik Indonesia Muscat di Oman.

Menurutnya, koordinasi lintas negara menjadi sangat penting mengingat lokasi kejadian berada di jalur pelayaran internasional yang melibatkan berbagai otoritas maritim dari sejumlah negara.

“Kemlu harus terus berkoordinasi dengan KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat, serta menjalin komunikasi dengan otoritas setempat dan negara-negara terkait untuk memperluas pencarian,” ujarnya.

Baca juga:

Nasib WNI ABK Kapal yang Meledak di Selat Hormuz, Alami Luka Bakar Parah

Selain itu, Iman Sukri juga mendorong pemerintah Indonesia menjalin kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki kemampuan serta otoritas di wilayah perairan Selat Hormuz guna mempercepat proses pencarian.

“Pemerintah harus berkoordinasi dengan berbagai negara, khususnya UEA dalam melakukan pencarian. Semua langkah harus ditempuh agar ketiga WNI tersebut bisa segera ditemukan,” tegasnya.

Ia berharap ketiga ABK WNI yang dilaporkan hilang tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kita semua berharap tiga WNI tersebut dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga mereka,” pungkasnya. (Pon)

#Selat Hormuz #WNI #Konflik Israel-Iran #Komisi I DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Indonesia
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Jubir Kemlu terima pesan WhatsApp dari WNI yang diduga gabung militer Rusia. Pesan dititipkan untuk Menlu Sugiono, investigasi perekrutan ilegal terus digali.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Jubir Kemlu Terima WhatsApp dari WNI Gabung Militer Rusia, Isinya Titip Pesan Buat Menlu
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Indonesia
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Arab Saudi dihujani serangan drone Houthi yang mengincar kawasan Makkah. Kemlu RI minta WNI tingkatkan kewaspadaan dan catat nomor darurat ini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Makkah Jadi Target Serangan Drone, WNI di Jeddah Hingga Taif Diminta Waspada
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Berawal dari penegasan status kewarganegaraan, ini akan menjadi pintu bagi anak-anak kita untuk bersekolah, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Sudah Jelas! 1.512 Anak Pekerja Migran di Malaysia Akhirnya Diberikan Kewarganegaraan Indonesia
Bagikan