25 Mei, Gubernur dan Wagub Terpilih Kalteng Dilantik Jokowi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Mei 2021
25 Mei, Gubernur dan Wagub Terpilih Kalteng Dilantik Jokowi

Pelantikan Pejabat. (Foto: Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah terpilih pada pemilihan kepala daerah tahun 2020 yakni Sugianto Sabran-Edy Pratowo rencananya akan dilantik pada 25 Mei 2021 mendatang.

Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah Fahrizal Fitri mengatakan, dirinya baru menerima informasi dari protokol Istana Negara mengenai informasi tersebut.

Baca Juga:

7 Daerah Kekurangan Duit Buat Pemungutan Suara Ulang Pilkada

"Bahwa pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih pilkada 2020, itu akan dilantik di Istana Negara pada 25 Mei 2021," jelasnya dikutip Antara.

Dia menjelaskan, gubernur dan wakil gubernur terpilih rencananya akan langsung berada di Istana Negara. Sedangkan kemungkinan adanya siaran melalui media sosial pihaknya masih belum bisa memastikan hal tersebut dan akan dikoordinasikan lebih lanjut.

"Yang hadir di sana terbatas, gubernur dan wakil gubernur terpilih beserta istri. Kemudian dari daerah, di antaranya Ketua DPRD, Kapolda, Danrem atau Pangdam dan beberapa lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, untuk kegiatan geladi terkait pelantikan tersebut, rencananya sesuai informasi yang pihaknya terima akan dilaksanakan pada 24 Mei 2021 mendatang dan langsung dilakukan di Jakarta.

Selain itu, pihaknya tengah mempersiapkan puncak peringatan Hari Jadi ke-64 Kalimantan Tengah, agar bisa bisa dilaksanakan pada Minggu (23/5).

Gubernur Kalteng Terpilih. (Foto: Antara)
Gubernur Kalteng Terpilih. (Foto: Antara)

Pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah yakni Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, diikuti sebanyak dua pasang calon, yakni Ben Brahim-Ujang Iskandar serta Sugianto Sabran-Edy Pratowo.

Ben Brahim merupakan Bupati Kapuas dan pasangannya Ujang Iskandar pernah menjabat sebagai Bupati Kotawaringin Barat, sedangkan Sugianto Sabran merupakan petahana Gubernur Kalteng dan pasangannya Edy Pratowo merupakan Bupati Pulang Pisau.

Hingga pada akhirnya setelah melalui tahapan demi tahapan pilkada, pasangan Sugianto Sabran-Edy Pratowo berhasil mengungguli raihan suara Ben Brahim-Ujang, sehingga terpilih dan menjadi pemenang. (*)

Baca Juga:

Wali Nanggroe Bakal Datangi Jokowi Bahas Pilkada Aceh 2022

#Pilkada Serentak #Pilkada 2020 #UU Pilkada
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan mengusulkan pilkada hanya memilih kepala daerah. Wakil kepala daerah ditunjuk oleh pemenang, bisa 2–3 orang sesuai kebutuhan daerah.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Pilkada Cuma Pilih Kepala Daerah, Komisi II Usul Wakil Bisa 2-3 Orang Ditunjuk Pemenang
Indonesia
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
"Selama ini memang terasa ada yang kurang dalam sistem pilkada. Sudah tepat dievaluasi. Bahkan kalau dinilai tidak baik, bisa diganti kapan saja," kata Saleh
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
PAN Akomodir Pilkada Tanpa Wakil, Kesan Sekarang Sering Berkonflik Dengan Kepala Daerah
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Putusan MK tersebut tidak ada yang berubah dari semula bahwa pelaksanaan pilkada di Indonesia tetap dipilih oleh rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Langsung Dipilih Rakyat, PPP: Jalani Saja
Indonesia
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Komisi II DPR berkomitmen agar amendemen yang dihasilkan dapat memperbaiki kualitas demokrasi ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
MK Putuskan Pilkada Dipilih Rakyat, DPR Belum Akan Bahas Aturan Baru
Indonesia
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Perdebatan mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah sudah semestinya diakhiri.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Komisi II DPR Hormati Putusan MK soal Pilkada Langsung
Indonesia
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Pemohon mengungkapkan permintaan tersebut dilatarbelakangi muncul kembali wacana mengenai kemungkinan perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah dari sistem pemilihan langsung oleh rakyat menjadi mekanisme pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
MK Tegaskan Pilkada Tetap Dipilih Langsung Oleh Rakyat, Tidak Ada Tafsiran Lain
Indonesia
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Kompetisi antarkader di internal partai politik harus berjalan secara sehat dan tidak menghalalkan segala cara dan transaksional
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Pilkada Diusulkan Sesuai Karakter Daerah, Bisa Dipilih DPRD atau Ditetapkan
Indonesia
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Dedi menekankan bahwa anggota DPRD merupakan representasi sah yang dipilih langsung oleh rakyat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Biaya Pilkada Langsung Bikin Kantong Bolong, Pengamat Sarankan Balik ke DPRD
Indonesia
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Ongkos yang besar sejak tahap pencalonan membuat banyak kandidat sudah mengeluarkan uang banyak, tetapi belum tentu bisa maju dalam kontestasi.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Pengamat Ungkap Kebobrokan Pilkada Langsung, Singgung Perbaikan Sistem Pemilu
Indonesia
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Kalau kita ingin melaksanakan demokrasi ini, rakyatnya harus dicerdaskan
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
Kemiskinan Jadi Biang Kerok Politik Uang yang Hambat Demokrasi di Pilkada
Bagikan