20 Juta Warga Belum Kembali Divaksin Setelah Dapat Dosis Pertama

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 18 Februari 2022
20 Juta Warga Belum Kembali Divaksin Setelah Dapat Dosis Pertama

Tangkapan layar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah terus menggenjot program vaksinasi nasional untuk membentuk kekebalan kelompok. Saat ini, vaksinasi sudah dilakukan untuk dosis ketiga atau booster.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menyebutkan, secara nasional sebanyak 20 juta warga Indonesia belum mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19.

“Dengan rentang waktu satu sampai dengan lima bulan, secara nasional jumlahnya sebanyak 20 juta orang,” kata Wiku dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Indonesia per 17 Februari 2022 daring yang diikuti di Jakarta, Kamis (17/2).

Baca Juga:

Vaksinasi Anak di Indonesia Belum Mencapai Target

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), Wiku menyebutkan sebanyak 5 juta warga di Jawa Barat belum mendapatkan dosis kedua setelah melakukan vaksinasi pertama dengan rentang waktu satu sampai lima bulan.

Selain itu terdapat empat daerah lain yang turut belum mendapatkan dosis vaksin secara lengkap. Keempat provinsi itu adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten dan Sumatera Utara.

“Dengan kondisi ini, pemerintah berusaha melakukan tindakan cepat untuk segera melakukan percepatan vaksinasi dosis kedua dengan terbuka pada saran beberapa ahli termasuk dari Grup Penasihat Teknis Imunisasi Indonesia atau ITAGI,” tegas Wiku, seperti dikutip Antara.

Melihat terdapat jarak antar dosis vaksin COVID-19, Wiku meminta seluruh kepala dinas kesehatan di provinsi maupun tingkat kabupaten kota untuk serius menerapkan arahan dari pemerintah pusat untuk segera memberikan vaksin dosis kedua bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu kurang dari atau sama dengan enam bulan dengan platform yang menyesuaikan ketersediaan di masing-masing daerah.

Kemudian kepala dinas kesehatan juga harus melakukan pengulangan vaksinasi primer bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan juga menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Kemenkes Nomor SR.02.06/II/921/2022 tentang Pemberian Vaksinasi COVID-19.

Baca Juga:

Data Vaksinasi COVID-19 di Jabar Masih Tidak Sinkron

Wiku menekankan setiap pemerintah daerah juga perlu memperhatikan masa kedaluwarsa serta stok vaksin, khususnya bagi jenis vaksin yang jumlahnya terbatas dan hanya dapat diberikan pada kelompok khusus.

Sedangkan bagi masyarakat, dia mengimbau untuk segera melakukan vaksinasi guna mencegah terjadinya keparahan gejala akibat COVID-19.

Dalam kesempatan itu, turut Wiku sebutkan berdasarkan data Kemenkes per 13 Februari 2022, total kumulatif pasien yang dirawat di rumah sakit ada sebesar 74.838 pasien. Dengan rincian 71 persen asimtomatik atau tidak bergejala dan bergejala ringan.

Di sisi lain, 49 persen penyumbang angka kematian cenderung berasal dari golongan lanjut usia, 48 persen komorbid dan 68 persen orang yang belum atau tidak dapat divaksin lengkap.

Selain meminta setiap pihak untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi, dirinya meminta agar semua pihak tetap patuh menjalankan aturan dalam melakukan isolasi mandiri agar angka kematian tidak semakin membesar dan kekebalan tubuh terus terjaga.

“Setiap kasus positif harus melakukan isolasi secara dini agar tidak menularkan. Untuk itu masyarakat diminta untuk mematuhi anjuran isolasi termasuk prosedurnya sesuai dengan kondisinya untuk menekan angka kematian, meningkatkan angka kesembuhan dan sekaligus mencegah timbulnya kasus baru,” tegas Wiku. (*)

Baca Juga:

Kurangi Risiko Rawat di RS, Vaksinasi Booster Terus Dikebut

#Satgas COVID-19 #Vaksinasi #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan