16 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Kembali Tiba ke Tanah Air

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 25 Maret 2021
16 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac Kembali Tiba ke Tanah Air

Ilustrasi - Petugas medis menunjukkan vaksin COVID-19 Sinovac di Klinik Universitas Brawijaya, Jawa Timur, Selasa (2/2/2021). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 16 juta vaksin COVID-19 dari Sinovac dalam bentuk bahan baku telah tiba di Indonesia siang ini, Kamis (25/3). Dengan begitu, secara kumulatif, Indonesia sudah mempunyai 53,5 juta bulk vaksin.

“Vaksin ini akan dibawa tiga unit truk ke Bio Farma untuk dilakukan produksi,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante S Harbuwono, Kamis (25/3).

Dante menyebutkan, setelah diproduksi, vaksin Sinovac akan dievaluasi mutu oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebelum dijadikan vaksin yang akan dipakai oleh masyarakat.

Baca Juga:

Kemenkes Jawab Isu Vaksin Sinovac Banyak yang Kedaluwarsa

Selanjutnya, Dante juga menyebutkan, ketersediaan vaksin COVID-19 menjadi sangat vital dalam menjaga program vaksinasi yang akan dijalankan oleh pemerintah.

Oleh karena itu, dalam program vaksinasi, pemerintah mengatur laju kecepatan vaksinasi sesuai dengan ketersediaan vaksin.

Dante menyampaikan terima kasih kepada TNI dan Polri yang mengawal vaksin, mulai proses kedatangan, transportasi ke Bio Farma, hingga vaksin didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 ke seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/1). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 ke seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Merdeka, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (14/1). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi


Dante menyebutkan, program vaksinasi dijalankan saat ini difokuskan kepada masyarakat prioritas karena harus mengatur percepatan vaksinasi.

Oleh karena itu, vaksinasi tahap I, sasarannya 1,4 juta tenaga kesehatan (nakes), dan tahap II tengah berlangsung vaksinasi kepada kelompok lansia dan petugas publik.

Badan Pengawas Obat dan Makanan akan melakukan evaluasi sebelum digunakan.

Dengan adanya suplai tambahan vaksin yang baru pada hari ini, maka tentunya kecepatan vaksinasi per hari akan terus ditingkatkan.

"Sehingga kita akan mencapai 181,5 juta target untuk memperoleh herd immunity," kata Dante.

Baca Juga:

[Hoaks atau Fakta]: Kadaluarsa 25 Maret, Vaksin Sinovac Dibuat Sebelum Pandemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga berbicara mengenai target vaksinasi agar kekebalan komunal.

Jokowi berharap penularan virus corona bisa segera ditekan dengan adanya vaksinasi ini.

"Artinya apa? Yang namanya COVID-19 mau datang bisa mental dan tidak menularkan lagi dari orang ke orang, dari warga ke warga, bisa kita hentikan," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi COVID-19 di Kediaman Raja Hitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Jokowi menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas. Dia berharap ekonomi segera pulih. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Sinovac Sebenarnya Diperuntukkan untuk Ayam

#Vaksin Covid-19 #Vaksinasi #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan