Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

127 Orang Keracunan Pasca-Pengajian di Kediri, Makanan Kedaluwarsa Jadi Pemicu

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 04 Oktober 2024
127 Orang Keracunan Pasca-Pengajian di Kediri, Makanan Kedaluwarsa Jadi Pemicu

Makanan kedaluarsa diduga jadi penyebab keracunan di Kediri. (Foto: Instagram/Infokediriraya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden keracunan massal kembali terjadi. Kali ini, 127 orang diduga mengalami keracunan dengan gejala mual dan muntah secara bersamaan pasca mengonsumsi jajanan yang dibagikan oleh panitia dari sebuah acara di Desa Krecek, Kecamatan Badas, Kabupaten Kediri.

Peristiwa ini terjadi Selasa (1/10) malam lalu. Warga sebelumnya mengikuti kegiatan pengajian yang digelar di desa tersebut. Mereka mendapatkan jajanan serta minuman, yang merupakan sumbangan dari salah satu toko di desa tersebut.

Humas Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK), Ahsin Usman, mengatakan pasien tersebut masuk ke RSKK sejak Selasa (1/10) malam. Mereka ada yang orang dewasa maupun anak-anak.

Baca juga:

Cemaran Bakteri Jadi Faktor Utama Penyebab Keracunan Pangan

Ahsin menjelaskan pasien saat masuk mengalami gejala yang hampir sama seperti mual, muntah, dan diare. Kondisi mereka lemas sehingga harus diberikan perawatan.

Para pasien langsung diberikan obat setelah dilakukan pendataan oleh petugas. Mereka mayoritas kondisinya membaik sehingga bisa dilakukan rawat jalan.

“Pengobatan pasien yang diduga keracunan itu juga sudah lewat BPJS Kesehatan, sehingga mereka tidak ada beban biaya,” katanya kepada wartawan di Kediri, dikutip Jumat (4/10).

Baca juga:

92 Warga Cianjur Keracunan Makanan, 6 Orang Dirujuk ke RS

Sementara itu, kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi botol minuman tersebut. Adapun gudang makanan tersebut diketahui milik AFF, yang memberikan donatur sumbangan paket snack.

Hasil dari pemeriksaan pihak polisi menemukan berbagai jenis makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa.

“Hasil sementara karena (korban) mengkonsumsi, dugaan ya, mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah expired,” kata Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto.

Dengan temuan tersebut, pihak kepolisian kini tengah mengamankan pemilik gudang dan penyelidikan masih terus dilakukan. (Knu)

#Keracunan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Keracunan gas portable sering kali tidak langsung disadari karena gejalanya mirip kelelahan biasa atau masuk angin.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Gejala Keracunan Gas Portable yang Sering tak Disadari, Bisa Berujung Fatal
Lifestyle
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Penggunaan kompor portable tanpa sirkulasi udara yang baik dapat memicu risiko serius bagi kesehatan bahkan berujung kematian.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Bahaya Gas Portable bagi Tubuh, Belajar dari Tragedi di Temanggung
Indonesia
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
SPPG Pulogebang ternyata belum mengantongi sertifikat higiene. Hal itu terungkap usai ratusan siswa keracunan MBG.
Soffi Amira - Selasa, 12 Mei 2026
Ratusan Siswa Keracunan MBG di Jaktim, SPPG Pulogebang Ternyata Belum Kantongi Sertifikat Higiene
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Korban keracunan MBG di Jakarta Timur sudah membaik. Namun, sebanyak 37 siswa belum diizinkan pulang dari rumah sakit.
Soffi Amira - Rabu, 08 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, 37 Siswa Masih Dirawat di Rumah Sakit
Indonesia
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
BGN meminta maaf atas insiden keracunan MBG di Jakarta Timur. Puluhan siswa mengalami keracunan usai menyantap menu MBG.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban
Indonesia
72 Siswa Dirawat, BGN Telusuri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Jakarta Timur
BGN menelusuri penyebab keracunan MBG di Jakarta Timur. Sebanyak 72 siswa dirawat di rumah sakit.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
72 Siswa Dirawat, BGN Telusuri Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Jakarta Timur
Indonesia
Pramono Tinjau Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jakarta Timur, 72 Siswa Dirawat
Sebanyak 72 siswa keracunan MBG di Jakarta Timur. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung ke RSKD Duren Sawit.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
Pramono Tinjau Kasus Dugaan Keracunan MBG di Jakarta Timur, 72 Siswa Dirawat
Indonesia
Soal Keracunan MBG, Prabowo Mengaku Sering Salah Makan dan Kadang Kurang Cuci Tangan
Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah bertanggung jawab atas kekurangan yang ada.
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Soal Keracunan MBG, Prabowo Mengaku Sering Salah Makan dan Kadang Kurang Cuci Tangan
Indonesia
Puluhan Siswa SMPN 1 Colomadu Karanganyar Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, Rasakan Mual Pusing
Penyebab kejadian itu masih dicari tahu petugas terkait. Untuk saat ini fokus penanganan siswa yang dirawat agar bisa segera sembuh dan pulang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Oktober 2025
Puluhan Siswa SMPN 1 Colomadu Karanganyar Dilarikan ke Puskesmas Usai Santap MBG, Rasakan Mual Pusing
Indonesia
Belasan Siswa SMPN 1 Wedi Klaten Keracunan MBG, Dinkes Klaten Ambil Sampel Makanan
Sebanyak 13 siswa SMPN 1 Wedi Klaten mengalami keracunan MBG. Korban langsung dibawa ke puskesmas hingga menjalani rawat jalan.
Soffi Amira - Kamis, 09 Oktober 2025
Belasan Siswa SMPN 1 Wedi Klaten Keracunan MBG, Dinkes Klaten Ambil Sampel Makanan
Bagikan