Pendidikan

110.459 Siswa Lulus SNMPTN 2021, Cek Hasilnya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 22 Maret 2021
110.459 Siswa Lulus SNMPTN 2021, Cek Hasilnya

Cek hasilnya di laman resmi. (Foto: screenshot)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAP-SIAP, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 sudah bisa diakses pada Senin (22/3) pukul 15.00 WIB. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyatakan sebanyak 110.459 siswa lulus masuk SNMPTN 2021.

Mengutip ANTARA, ketua LTMPT Mohammad Nasih menyampaikan siswa yang lulus SNMPTN 2021 meliputi 80.555 peserta seleksi reguler dan 29.904 pelamar Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, program bantuan biaya pendidikan dari pemerintah.

Bagi peserta yang lulus SNMPTN jangan lupa untuk mengecek jadwal registrasi ulang di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima dan memenuhi persyaratan pendaftaran yang ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Baca juga:

Pendaftaran SNMPTN UGM Dibuka Hari Ini, Kuota 2.000 Calon Mahasiswa

110.459 Siswa Lulus SNMPTN 2021, Cek Hasilnya
Banyak yang masuk PTN favorit. (Foto: Unsplash/Feliper Gregate)

“Bagaimanapun lulus SNMPTN belum jaminan diterima di PTN. Untuk itu perlu diperhatikan jadwal dan syarat-syaratnya,” tutur Nasih.

Peserta yang lulus SNMPTN harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perguruan tinggi tempat ia diterima dan lolos verifikasi data akademik. Informasi mengenai pendaftaran uulang dan persyaratan penerimaan mahasiswa bisa dicek di laman resmi perguruan tinggi. Sementara peserta Program KIP Kuliah, setelah lulus SNMPTN harus melalui proses verifikasi data akademik dan data ekonomi.

Tahun ini, SNMPTN dilakukan di 125 perguruan tinggi dan politeknik negeri, serta 11 perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

“Pendaftar total, yang terdiri dari siswa eligible (memenuhi syarat) dan sudah finalisasi, sebanyak 595.093 siswa yang berasal dari 17.436 sekolah yang telah melakukan finalisasi di seluruh Indonesia, termasuk sekolah di luar negeri,” kata Nasih.

Baca juga:

Cek Ya, Hari Ini Pengumuman Hasil SNMPTN Jam 15.00 WIB

110.459 Siswa Lulus SNMPTN 2021, Cek Hasilnya
Universitas Brawijaya merupakan PTN yang paling banyak menerima jalur SNMPTN. (Foto: Unsplash/Sincerely Media)


Di sisi lain, Nasih menyebut Universitas Brawijaya merupakan PTN yang paling banyak menerima jalur SNMPTN, yakni sebanyak 4.446 mahasiswa. Diikuti oleh Universitas Negeri Semarang dengan 2.765 orang, Universitas Pendidikan Indonesia 2.565 orang, Universitas Negeri Padang 2.456 orang, dan Universitas Malikussaleh 2.450 orang.

Untuk bisa melihat hasil SNMPTN 2021 kamu butuh menyiapkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir untuk login. Langkah pertama silahkan akses laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/, isi nomor pendaftaran, isi tanggal lahir, dan hasil seleksi peserta akan muncul di laman tersebut. Pastikan perangkat dan koneksimu stabil ya, Sobat Merah Putih. (and)

Baca juga:

1.318 Sekolah di Jabar Tak Bisa Ikut SNMPTN

#Pendidikan #SNMPTN
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Skema pembelajaran Ramadan 2026 yang ditelah ditetapkan pemerintah berlaku 18 Februari–27 Maret 2026.
Wisnu Cipto - 1 jam, 53 menit lalu
Pemerintah Berlakukan Gerakan Satu Jam Tanpa Gawai Bagi Siswa Selama Ramadan
Indonesia
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Pemkot Solo siap merekrut 286 tenaga pendidik pada tahun ini. Hal itu dikarenakan adanya krisis tenaga pendidik akibat pensiun.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Indonesia
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Sistem pendidikan nasional kini seharusnya tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis dan ekonomi siswa.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Kasus tersebut sangat memilukan bagi seluruh pihak yang memiliki hati nurani
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Bagikan