10 Tahun Jokowi Bangun 7 Bendungan di NTB, Terbaru Tiu Suntuk Bujetnya Rp 1,4 T
Jokowi resmikan jalan dan Bendungan di NTB / dok Screenshoot YouTube Setpres
MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Tiu Suntuk di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (2/5) pagi, yang enghabiskan anggaran Rp 1,4 triliun.
“Anggaran Rp 1,4 triliun. Atau Rp 1.400 miliar rupiah. Itu duit semua," kata Jokowi dalam sambutannya saat peresmian bendungan, yang disiarkan virtual dikutip di Jakarta, Kamis (2/5).
Jokowi memaparkan kapasitas bendungan mencapai 60,8 juta meter kubik air tampungan. “Manfaatnya untuk irigasi 1900 hektare, air baku 680 liter per detik," beber mantan Gubernur DKI Jakarta ini .
Menurut dia, Bendungan Tiu Suntuk juga bakal menjadi penangkal banjir di sekitar Sumbawa Barat. Pemerintah diklaim Jokowi telah membangun banyak bendungan di Indonesia.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Kirim Bunga ke Kim Jong Un karena Dukung Timnas U-23
“Nah di Provinsi NTB paling banyak, selama 10 tahun Jokowi menjabat, sudah tujuh bendungan yang dibangun,” ungkap ayah Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka itu
Tak hanya bendungan, Jokowi juga meresmikan lima ruas jalan bagian dari Inpres Jalan Daerah (IJD) di Lombok Barat, Sumbawa Barat, dan Bima. Perbaikan jalan sepanjang 40.6 kilometer itu menelan anggaran Rp 211 miliar.
Jokowi yang bakal pensiun Oktober mendatang ini berharap keberadaan lima ruas jalan yang baru diresmikan akan mendorong perbaikan kecepatan arus logistik di NTB.
"Jalan-jalan menuju ke kawasan-kawasan produktif baik itu kawasan pertanian, kawasan perkebunan semuanya bisa ditunjang oleh jalan yang baik," harap Jokowi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah