[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Kirim Bunga ke Kim Jong Un karena Dukung Timnas U-23

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 02 Mei 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Kirim Bunga ke Kim Jong Un karena Dukung Timnas U-23

Tangkapan layar hoaks. Foto: Dok Mafindo

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Prestasi Timnas U-23 Indonesia menembus babak semifinal Piala AFC U-23 memicu beragam konten yang meramaikan media sosial.

Bahkan, Akun TikTok @deleans mengunggah video yang mengklaim jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan bunga ucapan terima kasih untuk pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.

Hubungan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) memang tidak harmonis dan kedua negara bertetangga itu selalu terlibat konflik dalam berbagai bidang.

Dalam unggahannya, akun @deleans juga menuliskan narasi, ”Kim Jong Un medukung Timnas Indonesia atas Korsel atas dukungan Kim Jong Un, Jokowi kirim bunga sebagai ucapan terima kasih.”

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Prabowo Terbang ke Qatar Dukung Timnas U-23

FAKTA


Berdasarkan hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), Presiden Jokowi memang mengirimkan bunga untuk Kim Jong Un, tetapi dilakukan pada September 2020 silam.

Kala itu, Jokowi mengirimkan bunga dalam rangka rangka hari jadi ke-72 Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) atau Korea Utara.

Video TikTok yang beredar itu aslinya merupakan video YouTube Redaksi Trans7 Official dengan judul “Bunga Jokowi Untuk Kim Jong Un | REDAKSI SORE (27/09/20)” yang diunggah pada 29 September.

Jadi dapat dipastikan kiriman bunga dari Jokowi itu tidak ada kaitannya dengan laga perempat final antara Indonesia Vs Korsel di Piala Asia U-23, yang dimenangkan Garuda Muda pada Jumat 29 April 2024 pekan lalu.

Baca juga:

Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korea Selatan Via Penalti 11-10 untuk Melaju ke Semifinal

KESIMPULAN

Dapat disimpulkan video TikTok yang beredar tentang Presiden Jokowi mengirimkan bunga karena Pemimpin Korut Kim Jong Un mendukung Timnas U-23 adalah berita hoaks, yang masuk kategori konten manipulasi. (Knu)

##HOAKS/FAKTA
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya mengganti dana desa dengan subsidi listrik, sembako, dan BBM. Cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Orang berinisial RS yang ditangkap polisi terkait kasus narkoba bukan Roy Suryo, melainkan Roby Satria, gitaris grup musik Geisha.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Tidak ada data, dokumen, atau keterangan resmi yang mendukung klaim konflik global, khususnya perang antara Amerika Serikat dan Iran, akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik maupun layanan internet di Indonesia.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Kali ini, beredar informasi yang menyebut Menteri ESDM Bahlil mengancam akan mundur dari jabatannya jika Purbaya menurunkan harga BBM.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan Indonesia siap berperang melawan Isreal demi membela Palestina.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya mengenai keinginan menstabilkan harga bahan bakar, beras, atau sembako seperti pada masa Presiden Soeharto.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Beredar informasi yang menyebut Garuda Indonesia merekrut pramugari gadungan yang sempat viral, cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air
Bagikan