[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Kirim Bunga ke Kim Jong Un karena Dukung Timnas U-23
Tangkapan layar hoaks. Foto: Dok Mafindo
MerahPutih.com - Prestasi Timnas U-23 Indonesia menembus babak semifinal Piala AFC U-23 memicu beragam konten yang meramaikan media sosial.
Bahkan, Akun TikTok @deleans mengunggah video yang mengklaim jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirimkan bunga ucapan terima kasih untuk pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un.
Hubungan antara Korut dan Korea Selatan (Korsel) memang tidak harmonis dan kedua negara bertetangga itu selalu terlibat konflik dalam berbagai bidang.
Dalam unggahannya, akun @deleans juga menuliskan narasi, ”Kim Jong Un medukung Timnas Indonesia atas Korsel atas dukungan Kim Jong Un, Jokowi kirim bunga sebagai ucapan terima kasih.”
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi dan Prabowo Terbang ke Qatar Dukung Timnas U-23
FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran Turn Back Hoaks (Mafindo), Presiden Jokowi memang mengirimkan bunga untuk Kim Jong Un, tetapi dilakukan pada September 2020 silam.
Kala itu, Jokowi mengirimkan bunga dalam rangka rangka hari jadi ke-72 Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) atau Korea Utara.
Video TikTok yang beredar itu aslinya merupakan video YouTube Redaksi Trans7 Official dengan judul “Bunga Jokowi Untuk Kim Jong Un | REDAKSI SORE (27/09/20)” yang diunggah pada 29 September.
Jadi dapat dipastikan kiriman bunga dari Jokowi itu tidak ada kaitannya dengan laga perempat final antara Indonesia Vs Korsel di Piala Asia U-23, yang dimenangkan Garuda Muda pada Jumat 29 April 2024 pekan lalu.
Baca juga:
Timnas Indonesia U-23 Kalahkan Korea Selatan Via Penalti 11-10 untuk Melaju ke Semifinal
KESIMPULAN
Dapat disimpulkan video TikTok yang beredar tentang Presiden Jokowi mengirimkan bunga karena Pemimpin Korut Kim Jong Un mendukung Timnas U-23 adalah berita hoaks, yang masuk kategori konten manipulasi. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
[HOAKS atau FAKTA] : Menkeu Purbaya Menolak Dijadikan Wapres, Pilih Fokus Turunkan Harga Bensin dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air