[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Garuda Indonesia Rekrut 'Pramugari Gadungan' yang Pakai Seragam Maskapai Batik Air

Foto : Dok Turn Back Hoaks (Mafindo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Khairun Nisa, perempuan yang sempat memakai seragam pramugari maskapai Batik Air beberapa waktu lalu kini kembali viral di media sosial.

Kali ini, Nisa dikabarkan direkrut menjadi pramugari maskapai Garuda Indonesia setelah aksinya viral di media sosial.

Informasi ini diunggah akun Facebook “Najar Yesada” yang mengunggah foto dengan narasi tersebut. Hingga Senin (19/1), unggahan terkait telah mendapatkan lebih dari 53.000 suka, 10.300 interaksi komentar, dan 2.400 dibagikan ulang.

NARASI

Khairun Nisa kini resmi menjadi pramugari maskapai penerbangan

Khairun Nisa (23), atau akrab disapa Nisya, adalah perempuan asal Muara Kuang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang viral pada Januari 2026 karena menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air.

Aksi Penyamaran: Nisya nekat mengenakan seragam lengkap, membawa koper maskapai, dan menggunakan ID card palsu (desain lama yang sudah tidak digunakan selama 15 tahun). Ia berhasil melewati pemeriksaan di bandara rute Palembang-Jakarta karena memiliki tiket resmi sebagai penumpang, namun penampilannya membuat petugas mengiranya sebagai kru tambahan (extra crew).

Motif: Ia melakukan aksi ini karena merasa malu kepada keluarganya. Nisya sebelumnya berpamitan kepada ibunya untuk mendaftar menjadi pramugari di Jakarta, namun ia justru menjadi korban penipuan.

#facebook #mediaindonesia

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Khairun Nisa Pramugari viral resmi masuk Garuda Indonesia” ke mesin pencarian Google.

Dari penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari PT Garuda Indonesia yang menyebutkan bahwa Khairun Nisa telah direkrut sebagai pramugari.

Pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan ZeroGPT juga menunjukkan bahwa foto yang beredar kemungkinan merupakan hasil rekayasa AI dengan tingkat probabilitas mencapai 97 persen.

Di sisi lain, TurnBackHoax menemukan informasi yang benar bahwa Khairun Nisa mendapatkan tawaran mengikuti pendidikan awak kabin secara gratis dari Aeronef Academy, sebuah sekolah pramugari yang berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur.

Melalui akun Instagram resmi @aeronefacademy.official, pihak sekolah menyampaikan dukungan dan motivasi kepada Nisa bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan awal dari kesempatan baru yang lebih baik.

KESIMPULAN

Klaim Khairun Nisa telah direkrut sebagai pramugari Garuda Indonesia tidak terbukti, faktanya ia mendapatkan tawaran mengikuti pendidikan awak kabin gratis dari Aeronef Academy.

Informasi dengan klaim “Khairun Nisa pramugari viral resmi masuk Garuda Indonesia” merupakan konten yang menyesatkan. (Knu)

#Pramugari #Garuda Indonesia ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Dengan konsolidasi ini, perusahaan-perusahaan tersebut akan memiliki kemampuan yang lebih kuat untuk bersaing dan menguasai pasar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Garuda Indonesia Dipastikan Jadi Holding Penerbangan, Janjikan Bisa Kurangi Biaya Transportasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Bagikan