10 Polisi Diserang, 1 Tewas 2 Kritis

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Kamis, 02 Juli 2015
10 Polisi Diserang, 1 Tewas 2 Kritis

Ilustrasi Anggota Polisi (Antara Foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kriminal - Indonesia Police Watch (IPW) mengaku prihatin dengan insiden penyerangan kepada 10 anggota Polri di tiga tempat di Sulawesi. Penyerangan sadis tersebut bertepatan dengan hari jadi korps Bhayangkara ke-69. Akibat penyerangan tersebut 1 orang polisi tewas dan 2 orang luka parah.

"Melihat penyerangan yang terjadi Mabes Polri perlu membuat peta daerah rawan bagi anggotanya," kata Presidium IPW Neta S Pane di Jakarta, Kamis (2/7).

Neta melanjutkan pemetaan terhadap daerah rawan dinilai sudah mendesak. Bukan hanya untuk mengantisipasi dini terkait tindak kejahatan, melainkan juga untuk melindungi keselamatan anggota Polri. Sebab jika Polri saja tidak bisa mengamankan dirinya sendiri dari serangan kriminal bagaimana mereka mau mengamankan masyarakat.

"Penyerangan tersebut memberi kesan bahwa kelompok yang agresif kepada Polri masih bercokol kuat di masyarakat," demikian Neta.

Seperti diberitakan MerahPutih.com sebelumnya, di Sulawesi terjadi tiga kali penyerangan terhadap anggota Polri. Aksi penyerangan pertama terjadi pada 1 Juli 2015 tengah malam. Empat kamar kos anggota Polda Gorontalo dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal. Beruntung keempat anggota polisi itu selamat dari serangan tapi kamar kosnya hangus terbakar.

Penyerangan kedua terjadi di rumah pribadi Komandan Satuan Brimob Polda Gorontalo, di Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo. Rumah itu dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal pada Rabu dinihari pukul 02.30 WITA. Akibatnya, kaca jendela bagian depan pecah dan api membakar gorden rumah namun berhasil dipadamkan.

Penyerangan ketiga dialami lima anggota Shabara Polres Gowa, Sulselbar, yang diserang sekelompok orang tak dikenal saat bertugas di pos penjagaan. Dalam serangan itu Briptu Irfanudin tewas dan dua rekannya luka parah di RS Bhayangkara Makassar. Diduga penyerangan ini terkait dengan aksi balapan liar. (bhd)

BACA JUGA:

Kodim Jakarta Pusat Serbu Mako Brimob

Brimob Salat di Medan Tempur Tuai Pujian Netizen

Dirampok, Anggota Brimob Kehilangan Motor dan Uang Rp 2,7 Juta

Dua Anggota Brimob Gugur Di Papua, Kompolnas Prihatin

#Polisi #Neta S Pane #IPW
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Netty secara mengejutkan memilih menyudahi masa dinas aktifnya demi mempertahankan prinsip serta hati nurani.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Profil AKBP Netty Rosdiana Siagian, Polwan Bergelar Doktor yang Mundur demi Hati Nurani
Indonesia
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan Imbauan
Pendekatan edukasi lebih diutamakan dalam operasi tahun ini agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
14 Hari Operasi Patuh Jaya, Polisi Utamakan Edukasi dan  Imbauan
Indonesia
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Polda Metro Jaya menerima 197 aduan masyarakat pada 11–25 Oktober 2026. Sebanyak 36 laporan selesai. Simak nomor WhatsApp Aduan Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Ada Keluhan soal Polisi atau Penegakan Hukum? Ini Kanal Aduan Kapolda Metro Jaya
Indonesia
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Aditia berpulang setelah menjalani perawatan intensif panjang setelah insiden pengeroyokan brutal yang dialaminya pada Rabu, 8 Mei 2019 malam.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
7 Tahun Koma Dikeroyok Bubarkan Bentrok Antarpesilat, Eks Kasatreskrim Polres Wonogiri Meninggal
Indonesia
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Polres Bogor usut kematian Bobotoh ARK (16) di KM 50 Cimandala usai laga Garudayaksa vs Persib. Kapolres periksa saksi. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Senin, 26 Oktober 2026
Bobotoh 16 Tahun Tewas Usai Garudakyaksa vs Persib, Polres Bogor Cari Info TKP
Indonesia
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Saat ini, korban telah ditempatkan di rumah aman dengan pendampingan tim perlindungan anak UPTD PPA Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Seorang Dokter di Bandung Cabuli Anak Kandung
Indonesia
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menyita sejumlah barang bukti.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Propam Polri Turun Tangan Tangani Polisi Tembak Polisi
Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Indonesia
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Setiap anggota Polri yang dibekali senjata harus memiliki sikap dan mental yang lebih stabil. Dengan mental dan pengendalian emosi yang baik,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Polisi Tembak Polisi, Menko Polkam Dudung Perintahkan Evaluasi Sistem Rekrutmen
Indonesia
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Kepolisian telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan Polisi Khusus Kehutanan bagi 586 personel
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Jaga Hutan Sesuai Perintah Presiden, Kabaharkam Siapkan Polisi Khusus Kehutanan
Bagikan