Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

10 Negara Anggota MRA-TP Sepakat Keluarkan Sertifikat Kompetensi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Agustus 2016
 10 Negara Anggota MRA-TP Sepakat Keluarkan Sertifikat Kompetensi

Para pengelola pariwisata dari kementerian pariwisata negara ASEAN sepakat keluarkan sertifikat kompetensi bagi para pekerja di dunia pariwisata (Foto: MP/Yohanes Abi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Wisata - Asisten Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kepariwisataan Wisnu Bawa Tarunajaya mengatakan MRA-TP disepakati oleh 10 negara terkait pengakuan kompetensi yang dikeluarkan setiap masing-masing negara.

"The International Conference on Mutual Recognition Arrangement on Tourisme Professionals (MRA-TP) inilah berhak untuk mengeluarkan sertifikat. nah sertifikat ini akan diregistrasi TPRS di seketariat bersama yang ada di Jakarta, Indonesia," kata Wisnu usai acara (MRA-TP) di Hotel Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/8).

Menurut Wisnu, sertifikat ini akan disetarakan oleh beberapa negara misalnya warga negara Singapura ingin bekerja di Indonesia dengan membawa sertifikat kompetensi ini level 2, maka akan mengikuti dilakukan program penyetaraan level.

"Kalau diakui maka dia bisa bekerja di tempat kita. tetapi selanjutnya masih mengikuti aturan yang ada di negara masing-masing. Jadi kompetensinya diakui untuk bekerja di tempat kita. Selebihnya ada aturan dari ketenagakerajan di masing-masing negara," tuturnya.

Wisnu menjelaskan jadi MRA-TP ini lebih kepada pengakuan kompetensi alias kemampuan. Karena masih ada standar-standar kompetensi yang dimiliki oleh negara berdasarkan kurikulum.

"Harapan kita di Indonesia ini mampu meningkatkan kualitas para SDM. Menurut saya sangat bagus dengan adanya MRA, kita bisa memberikan pelayanan standar kepada turis di semua daerah misalnya kalau Anda pergi ke hotel bintang 3 di Jakarta, Anda akan merasakan sama bila pergi ke Papua, dan Kalimantan," jelasnya.

Kendati demikian, wisnu menilai setiap karyawan memiliki tugas yang sama dalam menyelesaikan pekerjaannya. Ketika tamu datang di lobby resepsionis memberikan pelayanan yang sama kepada tamu.

"Jadi anda tidak perlu khawatir bila hotel tersebut sudah mendapat kualifikasi bintang 2 atau bintang 3. Konsumen tidak merasa dirugikan karena pelayanan yang diberikan sesuai dengan kelasnya," pungkasnya.(Abi)

BACA JUGA:

  1. Menengok Museum Manusia Purba Sangiran di Sragen
  2. Candran, Satu-satunya Desa Wisata dengan Museum Tani
  3. Mengenali Lebih Dekat Museum Gula Jawa Tengah
  4. Menikmati Wisata Museum Kereta Api Ambarawa
  5. Eksotisme Keindahan Museum Bank di Kota Tua

 

#Pariwisata Indonesia #MRA-TP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Guna mengembalikan kepercayaan dunia, Bambang mendesak pemerintah segera membentuk polisi pariwisata khusus seperti yang telah sukses diterapkan di Malaysia dan Filipina
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Indonesia
Stop Manjakan Pariwisata dengan Uang Negara, DPR Desak Pemerintah Fokus Infrastruktur dan Sport Tourism ala Eropa
Peningkatan jumlah wisman ini, terutama melalui long stay akan berdampak signifikan pada devisa.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 November 2025
Stop Manjakan Pariwisata dengan Uang Negara, DPR Desak Pemerintah Fokus Infrastruktur dan Sport Tourism ala Eropa
Indonesia
Pengesahan UU Pariwisata Dinilai Bakal Jadi Angin Segar Target Ekonomi 8 Persen
Novita menekankan bahwa seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam ekosistem pariwisata
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Oktober 2025
Pengesahan UU Pariwisata Dinilai Bakal Jadi Angin Segar Target Ekonomi 8 Persen
Indonesia
DPR Resmikan RUU Kepariwisataan, Siap Beradaptasi dengan Revolusi Digital Global
Saleh menilai bahwa aspek yuridis dalam UU Kepariwisataan yang lama sudah tidak lagi memadai untuk menjawab kompleksitas dan tantangan sektor kepariwisataan saat ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Oktober 2025
DPR Resmikan RUU Kepariwisataan, Siap Beradaptasi dengan Revolusi Digital Global
Indonesia
MBG Jadi 'Senjata Rahasia' Pemerintah untuk Tarik Wisatawan, Sampai Bikin Dunia Kagum dan Geleng-Geleng Kepala
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi ujung tombak program MBG juga memiliki fungsi ganda
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Agustus 2025
MBG Jadi 'Senjata Rahasia' Pemerintah untuk Tarik Wisatawan, Sampai Bikin Dunia Kagum dan Geleng-Geleng Kepala
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Kembangkan Wisata Budaya Berbasis Desa
Politisi dari Fraksi PKB ini turut mengapresiasi kolaborasi Kemenpar dan Kementerian Kebudayaan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Juli 2025
DPR Desak Pemerintah Kembangkan Wisata Budaya Berbasis Desa
Indonesia
Perang Timur Tengah Meledak, Indonesia Justru Panen Turis? Begini Strategi Kemenparekraf
Situasi di Timur Tengah berangsur kondusif berkat seruan dunia untuk menghentikan konflik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
Perang Timur Tengah Meledak, Indonesia Justru Panen Turis? Begini Strategi Kemenparekraf
Indonesia
12 Destinasi di Jakarta Pilihan Kemenparekraf untuk Libur Sekolah Juni-Juli 2025, Anak Auto Cerdas dan Happy!
Ayu menyebut bahwa setiap lokasi wisata menawarkan keunikan tersendiri, memberikan pengalaman berbeda, terutama bagi anak-anak.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Juni 2025
12 Destinasi di Jakarta Pilihan Kemenparekraf untuk Libur Sekolah Juni-Juli 2025, Anak Auto Cerdas dan Happy!
Indonesia
Polemik Tambang Tak Goyahkan Raja Ampat, Pariwisata Tetap Aman dan Berkelas Dunia
Selain Wayag dan Batangpele, wisatawan masih bisa menikmati keindahan pulau-pulau lain serta lokasi penyelaman kelas dunia seperti Manta Point, Cross Wreck, Cape Kri, dan Blue Magic
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Polemik Tambang Tak Goyahkan Raja Ampat, Pariwisata Tetap Aman dan Berkelas Dunia
Indonesia
Industri Hotel Merana di Libur Panjang, DPR Ingin Pemerintah Lakukan Hal Ini
Pemulihan industri perhotelan harus dipandang sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional secara luas
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Juni 2025
Industri Hotel Merana di Libur Panjang, DPR Ingin Pemerintah Lakukan Hal Ini
Bagikan