1.271 Pegawai KPK Resmi Dilantik Jadi ASN
Logo KPK. ANTARA/Benardy Ferdiansyah
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melantik dan melaksanakan sumpah jabatan kepada 1.271 pegawai antirasuah menjadi aparatur sipil negara (ASN). Acara pelantikan berlangsung di Gedung Merah Putih, Selasa (1/6).
Secara simbolis mengucap sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua KPK Firli Bahuri. Firli pun menyatakan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh pegawai yang lulus tes wawasan kebangsaan (TKW).
"Demi Tuhan Yang Maha Esa, saya menyatakan dan berjanji dengan sungguh-sungguh bhwa saya bersedia untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS) akan setia kepada Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah. Bahwa saya akan mentaati segala peraturan perundangan-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian dan kesadaran dan tanggung jawab," ucap Firli diikuti para pegawai KPK.
Baca Juga:
Para pejabat eselon I KPK yang menghadiri pelantikan itu kemudian menandatangani pakta integritas. Lalu menerima nomor PNS dan seragam korpri.
Status kepegawaian baru ini merupakan ketentuan dari Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Penolakan pelantikan pegawai yang lulus TKW sempat ramai. Hal tersebut sebagai bentuk aksi solidaritas untuk pegawai KPK yang tidak lolok tes wawasan itu.
"Permohonan penundaan pelantikan ditolak oleh pimpinan dan pegawai terpaksa mengikuti pelantikan karena sudah diterbitkan surat perintah," kata salah satu penyidik KPK yang lolos TKW. (Asp)
Baca Juga:
Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Isi Curhatan KPK ke DPR: SDM Minim, Masalah Gaji, Hingga Butuh Alat Canggih
Raker KPK dengan Komisi III DPR Bahas Harmonisasi UU KPK dengan KUHP & KUHAP
KPK Didesak Segera Susun Strategi Pemberantasan Korupsi yang Lebih Sistematis
KPK Tegaskan OTT Jadi Pintu Masuk Pengungkapan Kasus Yang Lebih Besar
Ketua KPK: Modus OTT kini Menggunakan Pola Layering
KPK Gunakan AI untuk Periksa LHKPN, Ribuan Pejabat Dinilai dengan Sistem Skor
Sepanjang 2025, KPK Tangani 48 Perkara Suap dan Lakukan 11 OTT
Perkuat Asset Tracing, KPK Kembalikan Aset Korupsi Rp 1,53 Triliun ke Kas Negara
Komisi III DPR Gelar Raker dengan KPK Bahas Anggaran dan Rencana Kerja 2026
KPK Kembangkan Penyidikan Suap Pajak, PPh dan PPN Ikut Disorot