MerahPutih.com - Mencuat kasus dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan seorang dosen di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta atau UIN Surakarta.
Aksi tak senonoh itu viral jadi perbincangan netizen media sosial melalui akun Instagram @uinsolostory dan @ruang_sambat. Perilaku tidak pantas dosen berinisial F tersebut diduga dilakukan terhadap beberapa mahasiswi kampus.
Korban dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN RM Sa'id Surakarta berinisial P mengatakan, dugaan pelecehan itu bermula saat dirinya menjalani seminar proposal dan sidang pada akhir tahun 2024.
Awalnya biasa saja seperti ujian pada umumnya. Tapi setelah itu beliau mulai membalas status media sosial saya, meminta foto, hingga mengirim pesan-pesan yang menurut saya tidak wajar,
ujar P, Rabu (20/5).
Ia juga pernah mengalami tangannya dipegang yang dinilai tidak pantas saat proses sidang berlangsung. Dimana tangannya dipegang dosen F.
Waktu itu beliau (dosen) memegang tangan saya. Padahal kami sedang sidang dan hanya berdua di ruangan,
ucap dia.
Dia mengaku dosen F itu masih terus menghubunginya melalui pesan pribadi meski dirinya telah lulus kuliah.
Pesan-pesan yang dikirim disebut bernada personal dan mengarah pada pelecehan verbal,
keluhnya.
Dia menyebut, kasus ini semakin mencuat setelah sejumlah mahasiswi lain turut mengaku mengalami perlakuan serupa.
Sebagian korban disebut memiliki bukti percakapan, sementara lainnya mengaku telah menghapus pesan-pesan tersebut. Korban ternyata banyak,
ucap dia
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
“Kalau memang sudah pernah ada laporan sebelumnya, kenapa hanya dimutasi? Menurut saya itu bukan solusi,” katanya.
Pihaknya menyoroti penanganan internal kampus yang dinilai lamban.Padahal, telah melapor ke organisasi mahasiswa hingga pihak rektorat, namun belum mendapatkan pendampingan langsung dari satuan tugas kampus.
Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta, Toto Suharto membenarkan adanya laporan terkait dugaan kasus pelecehan tersebut.
Pihak kampus juga terima aduan melalui aplikasi SILADA atau Sistem Layanan Pengaduan milik kampus UIN Raden Mas Said Surakarta.
Kami terima aduan tersebut. Ini sedang proses penanganan (dosen F),
ujar Toto. (Ismail/Jawa Tengah).