MerahPutih.com - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi teror pocong di wilayah Kota Solo viral di media sosial. Kejadian tersebut meresahkan warga, kemudian pelaku diburu polisi.
Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani menyebutkan, pihaknya telah menerima informasi terkait video yang diduga terjadi di kawasan Kecamatan Jebres.
Setelah mengetahui adanya unggahan tersebut, kepolisian langsung berkoordinasi dengan Polsek Jebres dan Satreskrim Polresta Surakarta untuk melakukan penyelidikan.
kata AKP Lingga
“Ya benar ada beberapa orang yang mengunggah video terkait teror pocong itu. Namun saat ini masih kami dalami. Kami sudah berkoordinasi dengan Polsek Jebres dan rekan-rekan Satreskrim untuk mendalami video tersebut,” ujar Lingga, Senin (8/6).
Ia memastikan, apakah peristiwa itu hanya sebatas aksi iseng atau lelucon, atau justru terdapat unsur tindak pidana yang menyertainya.
Baca juga:
Polisi di Palembang Amankan Pemuda Bikin Konten Pocong AI, Alasannya Resahkan Warga
Warga Solo Diminta tak Panik soal Teror Pocong
Lingga menegaskan, masyarakat tidak perlu panik atau percaya terhadap isu-isu yang berkembang terkait kemunculan pocong tersebut.
Ia mengingatkan bahwa fenomena semacam itu sering kali dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Teror pocong ini kan suatu hal yang tidak benar dan tidak ada. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Kami mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.
Baca juga:
Pocong Jadi-jadian Teror Tangerang, Polisi Curiga Modus Baru Maling Biar Warga Takut Keluar Rumah
Selain itu, Polresta Surakarta juga meminta masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitar.
Warga dapat menghubungi Bhabinkamtibmas setempat atau memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 agar petugas dapat segera melakukan pengecekan di lapangan.
“Apabila menjumpai terkait teror pocong ini, silakan menghubungi Bhabinkamtibmas terdekat atau telepon melalui layanan 110. Nanti petugas piket akan langsung meluncur untuk melakukan pengecekan,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)