MerahPutih.com - Pemerintah mengumumkan penambahan pada jumlah pasien yang positif terinfeksi virus corona atau COVID-19 pada Selasa (12/5). Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 14.749 pasien.
"Penambahan pada pasien positif sebanyak 484 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Selasa (12/5).
Baca Juga
Pria yang akrab disapa Yuri tersebut mengungkapkan jumlah penambahan 182 pasien menjadi 3.063 yang sembuh.
"COVID-19 bisa sembuh dan ini memotovasi kita untuk hidup sehat. Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik," sambungnya.
Sementara itu, jumlah kasus meninggal dunia bertambah 16 orang menjadi 1.007 pasien yang meninggal. Lalu, orang dalam pemantauan menjadi 251.861 dan pasien dalam pengawasan mencapai 32.147 orang.
"Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19. Optimisme kita perlukan," ucapnya.
Yuri mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan corona. Sebab banyak penularan orang tanpa gejala dan menularkan kepada orang lain.
Baca Juga
Izinkan Warga di Bawah 45 Tahun Bekerja, Pengamat: Apa Gunanya PSBB
"Tinggal di rumah adalah jawaban satu satunya yang benar. Tak melakukan perjalanan kemanapun baik itu ke rumah saudara atau ke kampung," jelas Yurianto.
"Kemudian rajin cuci tangan dengan sabun, sudah terbukti ilmiah penggunaan sabun akan hancurkan virus itu," ujarnya. (Knu)