MerahPutih.com – Indonesia mencatat sejarah baru dalam QS World University Rankings 2027. Untuk pertama kalinya, tujuh universitas nasional berhasil masuk jajaran 500 besar dunia, menandai lonjakan signifikan dibandingkan tahun 2022 yang hanya mencatat empat kampus.
UI Tetap Jadi yang Terbaik
Di antara deretan kampus tersebut, Universitas Indonesia (UI) mempertahankan posisinya sebagai universitas terbaik di tanah air selama empat tahun berturut-turut dengan peringkat 191 dunia.
Baca juga:
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Prestasi juga ditorehkan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mencapai peringkat tertinggi sepanjang sejarahnya di posisi 206, serta Universitas Airlangga (Unair) yang menempati peringkat 276.
Secara keseluruhan, terdapat 20 universitas Indonesia masuk daftar QS 2027, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2017 yang hanya mencatat sembilan universitas.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia semakin diperhitungkan di tingkat global,
tulis laporan QS.
Tantangan Budaya Riset
Meski mencatat kemajuan, QS menilai Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar. Aspek yang perlu ditingkatkan adalah jumlah sitasi penelitian, jaringan riset internasional, serta rasio mahasiswa internasional.
Tidak ada universitas Indonesia yang masuk dalam 800 besar dunia untuk kategori Sitasi per Fakultas, sementara hanya tiga universitas yang masuk kategori Jaringan Riset Internasional.
Kesenjangan ini menunjukkan bahwa perkembangan jumlah universitas yang masuk peringkat dunia belum sepenuhnya diimbangi dengan kualitas riset dan daya saing internasional.
Baca juga:
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Posisi Kampus Indonesia di Hasil Survei QS 2027
-
UI: peringkat 191 dunia
-
UGM: peringkat 206 dunia
-
Unair: peringkat 276 dunia
-
Total kampus RI di 500 besar: 7 universitas
-
Total kampus RI di QS 2027: 20 universitas
-
Tantangan: sitasi riset, jaringan internasional, mahasiswa asing
QS menegaskan bahwa penguatan budaya riset menjadi kunci agar universitas Indonesia tidak hanya masuk daftar, tetapi juga mampu bersaing di level atas. (Tka)