Merahputih.com - Statistik lengkap Bayern Munchen vs Bodo/Glimt menggambarkan bagaimana dominasi penuh Die Roten menguasai seluruh lini pertandingan.
Di mana, statistik Munchen vs Bodo Glimt mencatatkan gempuran luar biasa hingga 25 tembakan mematikan. Laga ini juga murni menjadi panggung eksekusi sempurna bagi lini serang tuan rumah yang tampil sangat agresif.
Buat kamu yang ketinggalan serunya laga ini, babak kedua benar-benar jadi momen horor buat lini pertahanan Bodo/Glimt.
Baca juga:
Keran gol Bayern Munchen mulai mengucur deras lewat aksi Jamal Musiala di menit ke-47, disusul eksekusi tajam Harry Kane pada menit 61, dan tembakan Alphonso Davies di menit 77.
Nggak berhenti di situ, brace Michael Olise lewat dua gol beruntun di penghujung laga (83' dan 90'+2) sukses mengunci kemenangan absolut tuan rumah.
Dominasi Statistik: Bayern Mengurung Bodo/Glimt

Melihat angka di atas kertas, wajar saja kalau wakil Norwegia ini kelabakan. Munchen tampil sangat percaya diri dengan memegang kendali permainan.
Akurasi umpan mereka sangat memanjakan mata, bikin lawan cuma bisa lari-lari mengejar bola sepanjang pertandingan.
Berikut adalah perbandingan kekuatan kedua tim yang berhasil dirangkum:
Rapor Lini Serang: Hujan Tembakan di Kandang Sendiri
Meski Bodo/Glimt mencatat jarak tempuh yang sedikit lebih jauh (123.1 km berbanding 122.6 km), tenaga mereka habis dipakai buat bertahan.
Skuad asuhan Vincent Kompany ini nggak kasih ampun soal urusan menggedor gawang.
-
Total Tembakan: Munchen melepaskan 25 attempts, di mana 11 di antaranya on target. Bandingkan dengan Bodo/Glimt yang cuma bisa bikin 2 tembakan dan tak satu pun yang mengarah ke gawang (0 on target).
-
Zona Serang: Munchen sukses masuk ke sepertiga akhir area pertahanan lawan (attacking third) sebanyak 26 kali, menciptakan kepanikan yang berujung pada 5 gol tanpa balas. 3 gol dieksekusi dari dalam kotak penalti, dan 2 sisanya lewat tendangan roket dari luar kotak.
Disiplin Pemain dan Kokohnya Lini Belakang
Selain lini depan yang super tajam, barisan belakang Munchen juga patut diacungi jempol. Mereka sukses memulihkan penguasaan bola (balls recovered) sebanyak 40 kali.
Saking nyamannya, kiper Bayern bahkan tidak perlu melakukan satu pun penyelamatan (0 saves) di laga ini.
Baca juga:
Manchester United vs Sabah FK: 7 Fakta yang Bikin Duel Liga Champions Ini Menarik
Di sisi lain, rasa frustrasi tim tamu terlihat jelas dari catatan disiplin mereka. Bodo/Glimt harus rela menelan pil pahit dengan ganjaran 1 kartu kuning dan 1 kartu merah, plus mencatatkan 8 pelanggaran (fouls committed).
Kemenangan lima gol tanpa balas ini menjadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan Bayern München berikutnya.
Dengan kombinasi mesin gol seperti Kane dan pemain muda lincah seperti Olise serta Musiala, Die Roten jelas sedang berada dalam performa puncak mereka.