Merahputih.com - Como tampil luar biasa saat menghancurkan RC Lens dengan skor 9-1 pada matchday keempat Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (5/11) dini hari WIB, tim asuhan Cesc Fabregas menunjukkan dominasi meski berstatus sebagai tim tamu.
Como tampil efektif sepanjang pertandingan. Dari 15 tembakan yang dilepaskan, sembilan di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol.
Anastasios Douvikas menjadi bintang kemenangan Como setelah mencetak hat-trick. Enam gol lainnya disumbangkan Nico Paz, Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan Matteo Papaccioli.
Baca juga:
Hasil Liga Champions: Como Hancurkan Lens 9-1, Douvikas Cetak Hat-trick
Kemenangan telak ini bukan sekadar menambah tiga poin bagi Como. Hasil tersebut juga menghadirkan sejumlah catatan bersejarah, baik bagi klub maupun sepak bola Italia di kompetisi Eropa.
Como Pecahkan Rekor di Liga Champions
Berdasarkan data Opta, Como menjadi tim Italia pertama yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam laga tandang Liga Champions.
Mereka bahkan mengukir catatan lebih impresif dengan sembilan gol ke gawang Lens. Jumlah tersebut juga disebut sebagai rekor gol terbanyak yang pernah dicetak klub Italia dalam satu pertandingan kompetisi Eropa.
Berikut sejumlah rekor yang diklaim tercipta setelah kemenangan 9-1 atas Lens.
Baca juga:
9 Rekor yang Tercipta dari Kemenangan Como atas Lens
1. Kemenangan terbesar Como di Liga Champions
Kemenangan 9-1 atas Lens menjadi hasil terbesar Como sepanjang kiprah mereka di Liga Champions.
Sebelumnya, Como mencatatkan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig dan Manchester United. Kedua hasil tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan impresif mereka pada musim debut di kompetisi elite Eropa.
2. Tim Italia pertama yang mencetak sembilan gol dalam laga tandang
Como mencatat sejarah sebagai tim Italia pertama yang mampu mencetak sedikitnya tujuh gol dalam pertandingan tandang Liga Champions.
Torehan sembilan gol di markas Lens membuat kemenangan ini menjadi salah satu hasil tandang paling mencolok bagi klub Italia di kompetisi tersebut.
3. Douvikas ikuti jejak Alessandro Del Piero
Anastasios Douvikas juga mencatatkan pencapaian individu yang istimewa.
Penyerang Como itu disebut menjadi pemain kedua yang selalu mencetak gol dalam empat pertandingan pertama yang dimainkannya di Liga Champions. Sebelumnya, Alessandro Del Piero pernah mencatatkan gol dalam lima pertandingan beruntun pada awal kiprahnya di kompetisi tersebut.
Baca juga:
Pecahkan Rekor Kylian Mbappe, Lamine Yamal Ukir Sejarah Baru di Liga Champions
4. Kemenangan terbesar Liga Champions musim ini
Skor 9-1 atas Lens menjadi kemenangan dengan selisih gol terbesar di Liga Champions musim 2026/2027 sejauh ini.
Como melampaui catatan sebelumnya yang dipegang Paris Saint-Germain (PSG), setelah klub Prancis tersebut menang 6-0 atas Villarreal.

5. Selalu mencetak minimal dua gol dalam empat laga
Produktivitas Como terlihat dari konsistensi mereka di fase liga. Tim asuhan Cesc Fabregas itu selalu mencetak setidaknya dua gol dalam empat pertandingan pertama Liga Champions musim ini.
Secara keseluruhan, Como telah mengoleksi 19 gol atau rata-rata 4,75 gol per pertandingan.
6. Sebelas pemain terlibat dalam gol Como
Como juga mencatatkan rekor baru di Liga Champions dengan melibatkan 11 pemain berbeda dalam gol maupun assist pada satu pertandingan.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Benfica. Klub Portugal itu melibatkan 10 pemain berbeda saat menang 6-1 atas Maccabi Haifa pada November 2022.
7. Samai rekor produktivitas Queens Park Rangers
Dengan total 19 gol dalam empat pertandingan pertama di kompetisi antarklub besar Eropa, Como menyamai catatan Queens Park Rangers pada 1976.
Mereka juga melampaui rekor produktivitas awal klub di Liga Champions yang sebelumnya dipegang Juventus. Pada musim 1995/1996, Juventus mencetak 14 gol dalam empat pertandingan pertamanya.
8. Samai capaian Bayern Munchen
Kemenangan atas Lens membuat Como mengikuti jejak Bayern Menchen sebagai klub kedua yang mampu mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan Liga Champions. Bayern lebih dahulu melakukannya saat membantai Dinamo Zagreb dengan skor 9-2 pada September 2024.
9. Ikuti jejak AS Roma
Como juga menjadi klub Italia pertama dalam 64 tahun terakhir yang mampu membukukan sembilan gol di kompetisi besar Eropa.
Catatan serupa sebelumnya dibuat AS Roma saat mengalahkan Altay SK dengan skor 10-1 pada 1962.