JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB

JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB). (Foto: Dok. JHL Foundation)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (2/9). Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat regenerasi petani di Indonesia.

Pemberian bantuan sosial tersebut dihadiri Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta jajaran rektorat Universitas Bangka Belitung.

Beasiswa tersebut tidak hanya diarahkan untuk membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan. JHL Foundation juga ingin mendorong lahirnya generasi muda yang melihat pertanian sebagai sektor modern, memiliki peluang ekonomi, serta membutuhkan kemampuan teknologi dan kewirausahaan.

Persoalan regenerasi petani menjadi salah satu tantangan besar bagi masa depan pertanian Indonesia. Di tengah semakin sedikitnya generasi muda yang tertarik terjun ke sektor pertanian, pendidikan dinilai menjadi salah satu kunci untuk menyiapkan petani generasi baru yang lebih adaptif dan berdaya saing.

Beasiswa Jadi Langkah Dorong Regenerasi Petani

Jerry mengatakan, persoalan pertanian Indonesia tidak semata-mata berkaitan dengan lahan dan produksi. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia serta regenerasi petani menjadi persoalan yang tidak boleh diabaikan.

“Para petani kita saat ini mayoritas sudah berusia di atas 45 tahun. Sementara itu, tidak banyak anak muda yang mau menjadi petani. Bahkan, sekitar 80 persen petani kita tidak lulus SD,” kata Jerry.

Menurut dia, kondisi tersebut menjadi tantangan serius apabila Indonesia ingin membangun sektor pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Bagaimana mungkin pertanian Indonesia bisa maju kalau kualitas SDM-nya masih pas-pasan? Karena itu, regenerasi petani dan peningkatan pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk membangun pertanian Indonesia ke depan,

Dewan Pembina JHL Foundation, Jerry Hermawan Lo.

Dorong Mahasiswa Terjun Langsung ke Lahan Pertanian

Selain memberikan beasiswa, Jerry juga mengusulkan adanya model pendidikan pertanian yang lebih dekat dengan praktik di lapangan.

Ia mendorong Universitas Bangka Belitung untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO) untuk mengelola lahan pertanian seluas sekitar 1.000 hektare dalam jangka waktu 30 tahun.

Baca juga:

JHL Foundation Serahkan Ribuan Beasiswa Kelapa Dukung Program Ketahanan Pangan Prabowo di Unsrat

Melalui skema tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengelola lahan secara langsung.

“Ada satu hal lagi yang mungkin dapat dilakukan oleh Bapak Rektor dari pihak kampus, yakni mengajukan kerja sama dengan Bapak Gubernur dalam bentuk KSO untuk pengelolaan lahan seluas 1.000 hektare selama 30 tahun,” kata Jerry.

Ia membayangkan lahan tersebut dapat menjadi semacam laboratorium pertanian terbuka bagi mahasiswa.

Mahasiswa dapat dibagi ke dalam kelompok-kelompok kerja dan mulai terlibat dalam aktivitas pertanian sejak masih duduk di bangku kuliah, mulai dari penanaman, pemeliharaan, panen hingga mempelajari aspek bisnis dan kewirausahaan.

Salah satu komoditas yang dinilai potensial adalah kelapa.

Jerry mencontohkan, kelapa dapat ditanam dengan jarak sekitar 10 meter sehingga ruang antartanaman masih dapat dimanfaatkan untuk komoditas lain seperti jagung, sayuran, vanili dan tanaman pertanian berumur pendek.

Dengan pola tersebut, mahasiswa tidak harus menunggu tanaman kelapa memasuki masa produksi untuk memperoleh hasil ekonomi.

“Sambil menunggu tanaman kelapa memasuki masa panen, lahan di antara tanaman dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan komoditas pertanian jangka pendek,” ujarnya.

Menurut Jerry, pola pertanian terintegrasi tersebut sekaligus dapat menjadi sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai bagaimana sebuah lahan dikelola secara produktif.

“Sejak masa perkuliahan, mereka sudah memiliki pengalaman langsung dalam mengelola lahan, menanam, memanen, hingga memahami aspek ekonomi dan kewirausahaan di sektor pertanian,” kata dia.

Baca juga:

Ribuan Beasiswa Kelapa ala Jerry Hermawan Lo untuk Mendukung Program Ketahanan Pangan Prabowo

Ubah Citra Profesi Petani

Jerry menilai salah satu persoalan yang membuat generasi muda enggan masuk ke sektor pertanian adalah citra profesi petani yang selama ini dianggap kurang menjanjikan.

“Selama ini, petani masih sering identik dengan pekerjaan yang kotor, jorok, dan miskin. Pandangan seperti inilah yang kemudian membuat Fakultas Pertanian kurang diminati oleh generasi muda,” ujar Jerry.

Padahal, menurut dia, sektor pertanian membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan intelektual tinggi, terutama di tengah perkembangan teknologi dan tuntutan modernisasi pertanian.

Saya sengaja memberikan perhatian khusus untuk mendongkrak Fakultas Pertanian. Tujuannya agar petani-petani Indonesia di masa depan merupakan manusia-manusia dengan tingkat intelektualitas yang tinggi, memiliki pengetahuan dan mampu memanfaatkan teknologi,

Dewan Pembina JHL Foundation, Jerry Hermawan Lo.

Ia menekankan bahwa rendahnya produktivitas petani tidak tepat jika semata-mata dikaitkan dengan kemampuan intelektual.

“Petani itu bukan bodoh. Mereka hanya kekurangan informasi,” kata Jerry.

Karena itu, menurutnya, peningkatan akses pendidikan, pengetahuan, teknologi dan informasi harus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan pertanian Indonesia.

“Yang harus kita lakukan adalah memberikan akses terhadap pendidikan, pengetahuan, teknologi, dan informasi agar mereka mampu mengembangkan pertanian secara lebih modern dan produktif,” lanjutnya.

Beasiswa Kelapa untuk Masa Depan Pertanian

Pemberian Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB menjadi salah satu bentuk perhatian JHL Foundation terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor pertanian.

Program tersebut diharapkan tidak berhenti pada bantuan biaya pendidikan, tetapi juga membuka perspektif baru bahwa pertanian merupakan sektor yang memiliki peluang ekonomi dan membutuhkan generasi muda dengan kompetensi tinggi.

Melalui keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam pengelolaan lahan, model pendidikan tersebut juga berpotensi mempertemukan tiga kebutuhan sekaligus: pendidikan, produktivitas lahan, dan regenerasi petani.

Baca juga:

Serahkan Beasiswa Kelapa ke Mahasiswa Unhas, Jerry Hermawan Lo Sebut Pertanian adalah Senjata Rahasia Indonesia

Bagi Jerry, masa depan pertanian Indonesia sangat bergantung pada kemampuan untuk menarik generasi muda kembali melihat pertanian sebagai profesi yang modern, berdaya saing, dan memiliki prospek ekonomi.

“Petani itu bukan bodoh. Mereka hanya kekurangan informasi,” tegasnya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari semangat program Beasiswa Kelapa JHL Foundation: mendorong lahirnya petani generasi baru yang tidak hanya mampu bercocok tanam, tetapi juga mampu berpikir secara ilmiah, memanfaatkan teknologi, mengelola bisnis, dan menciptakan nilai tambah dari sektor pertanian. (*)

#Jhl Foundation #Beasiswa #Jerry Hermawan Lo #Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Indonesia
Sekolah Rakyat Kediri Beri Kesempatan bagi Siswa Putus Sekolah
Melalui fasilitas gratis berbasis asrama, program ini mengembalikan motivasi belajar anak-anak dari keluarga prasejahtera menuju masa depan yang lebih baik.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Sekolah Rakyat Kediri Beri Kesempatan bagi Siswa Putus Sekolah
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Andreas berharap atas karya-karya kemanusiaan tersebut, JHL Foundation mendapatkan berlimpah keberkahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Bagikan