MerahPutih.com - Kabar baik terus berdatangan dari Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran.
Kali ini, rumah sakit tersebut per Selasa (10/5) tinggal merawat dua orang pasien.
Jumlah pasien COVID-19 dirawat di rumah sakit darurat ini berkurang seorang dari sehari sebelumnya, Senin (9/5) sebanyak tiga orang.
Baca Juga:
DPR Tagih Pemerintah Soal Wajib Sediakan Vaksin COVID-19 Halal
Dengan jumlah pasien yang dirawat dua orang, maka keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini tinggal 0,025 persen dari total 7.894 kapasitas tempat tidur.
Sementara tempat tidur yang sudah kosong atau tidak terpakai lagi sebanyak 7.892 tempat tidur atau 99,975 persen.
Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan, jumlah pasien di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang masih dalam perawatan hingga hari ini terdiri dari seorang pria dan seorang wanita.
Menurut Aris, jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet Kemayoran terhitung sejak 23 Maret 2020 hingga hari Selasa (10/5) ini sebanyak 164.220 orang dan sebanyak 164.218 orang telah keluar RSDC Wisma Atlet Kemayoran.
Adapun perincian pasien keluar dari Wisma Atlet Kemayoran, yakni pasien rujuk ke rumah sakit (RS) lain sebanyak 1.171 orang. Lalu, pasien sembuh sebanyak 162.448 orang dan meninggal sebanyak 599 orang.
Meski begitu, dia mengatakan, pihaknya menyiagakan personel, peralatan medis, akomodasi, hingga Tower 4, 5, 6, dan 7 untuk tempat penampungan pasien jika memang terjadi pelonjakan pasca-Lebaran.
Baca Juga:
Strategi NOC dan CdM Minimalisir Kesalahan Hasil Tes Covid-19 Atlet di SEA Games Vietnam
Ia menuturkan, personel tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), TNI dan Polri serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) disiagakan.
"Obat-obatan, oksigen maupun peralatan medis dan kesehatan lainnya, juga telah disiapkan,"jelasnya kepada wartawan.
Sementara itu, situasi di Wisma Atlet Pademangan, pasien rawat inap mengalami penambahan dari sehari sebelumnya sebanyak 39 orang.
Tercatat, keterisian tempat tidur hari ini 1,21 persen atau terpakai sebanyak 130 orang dari 10.711 total kapasitas tempat tidur yang disediakan. Sehari sebelumnya terdapat 91 orang.
Sebanyak 130 orang karantina ini terdiri dari 91 laki-laki dan 39 perempuan. Sementara sisa tempat tidur yang belum terpakai sebanyak 10.581.
Situasi berbeda terjadi di Rusun Pasar Rumput Manggarai, tercatat sejak Senin (22/3) tidak ada lagi pasien COVID-19 melakukan karantina.
Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 5.952.
Situasi serupa juga terjadi di Rusun Nagrak Cilincing. Sejak Selasa (29/3) tidak ada lagi pasien COVID-19 melakukan karantina.
Adapun kapasitas tempat tidur yang tersedia sebanyak 3.796. (Knu)
Baca Juga:
Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus COVID-19 pada Momen Mudik Lebaran 2022