Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Timur Tengah Memanas, 120 Jemaah Umrah Solo belum Bisa Pulang

Dwi Astarini - Rabu, 04 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Kota (Pemkot) Solo mencatat sebanyak 120 orang Jamaah Umroh asal Solo tertahan di Tanah Suci akibat konflik panas Timur Tengah. Saat ini upaya pemulangan jamaah umrah tersebut sedang diupayakan. Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan pihaknya mendapati adanya laporan 120 orang jemaah umrah asal Solo tertahan di Tanah Suci akibat konflik panas Timur Tengah.

Saat ini ratusan jemaah asal Kota Bengawan sudah kembali ke rumah masing-masing meskipun ada keterlambatan atau delay pada jam penerbangan.

“Kami akan terus mengawal kepulangan jemaah umrah asal Kota Solo imbas adanya ketegangan konflik di Timur Tengah,” ujar Respati, Rabu (4/3).

Ia mengimbau seluruh jemaah yang terkendala pulang untuk tetap tenang dan segera berkomunikasi dengan Pemkot Solo dan Kementerian Haji dan Umrah. “Kami akan memfasilitasi kepulangan para jemaah hingga tiba di tanah air dengan selamat,” kata dia

Ia berharap bagi warga yang ada kendala di sana terutama teritori warga Solo untuk bisa berkomunikasi dengan kami dan Kementerian Haji dan Umrah. “Kami akan terus mengawal sampai kepulangan dengan baik. Penerbangan yang terganggu karena rute, harap bersabar dan bisa berkomunikasi dengan kami untuk mencari jalan keluar,” katannya.

Baca juga:

Konflik AS vs Israel–Iran Memanas, DPR Desak KBRI Lindungi Jemaah Umrah yang Tertahan



Respati juga mempersilakan warga Kota Solo yang sudah berencana dan terjadwal untuk melakukan umrah. Namun, ia meminta agar dapat menggunakan maskapai yang bisa langsung menuju ke tujuan atau direct flight seperti Lion Air dan Garuda. Selain itu, ia juga memohon agar biro haji dan umrah dapat menginformasikan jemaah yang berangkat dengan akurat. Pendataan peserta umrah sangat penting untuk memastikan tak ada yang tertinggal ketika menjalankan ibadah.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Biro Ibadah Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu, menjelaskan ada sekitar 120 jemaah umrah asal Kota Solo yang sempat tertahan. Namun selama menunggu waktu kepulangan, maskapai memberikan fasilitas akomodasi yang cukup bagi para jemaah. “Kemarin sempat yang tertahab 120. Namun, mereka difasilitasi maskapai seperti hotel dan makan tiga kali sehari,” paparnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, saat ini jalur ibadah umrah di Indonesia tetap terbuka dan masih ada keberangkatan. Namun, maskapai yang digunakan tidak transit ke wilayah yang mengalami konflik.

“Ini masih ada keberangkatan, pada puncak-puncaknya sampai Syawal. Solo Raya masih banyak sekitar 25-30 keberangkatan. Insya Allah yang pesawat direct kaya Lion, Garuda itu masih jalan dan aman kemarin. Pagi hari ini masih ada keberangkatan dan masih normal. Kecuali pesawat yang kaya ke Qatar, Dubai,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Dampak Serangan ke Iran, Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Terjebak di Arab Saudi



Baca Artikel Asli