Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Terjadi Lonjakan Pasca-Lebaran, Anies Perpanjang PPKM Mikro Selama 2 Minggu

Zulfikar Sy - Selasa, 01 Juni 2021

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta kembali memperpanjang masa Penerapan Pembatasaan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro selama 2 minggu hingga 14 Juni 2021 mendatang.

Kebijakan perpanjang PPKM Mikro ini tertuang dalam Keputusan Gubernur No 671 Tahun 2021, Surat Gubernur No 251/-1.772.1, dan Instruksi Gubernur No 37 Tahun 2021.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, dalam dua minggu terakhir terjadi peningkatan kasus aktif. Hal itu disebabkan oleh kembalinya masyarakat berkegiatan pascalibur Idulfitri 1442 Hijriah, di mana per tanggal 31 Mei 2021 kasus aktif di ibu kota sebesar 10.658, bertambah 3.365 dari dua minggu sebelumnya.

Baca Juga:

Lonjakan Kasus COVID-19, PPKM Terpaksa Diterapkan Hampir di Seluruh Provinsi

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengklaim, lonjakan kasus tahun ini sedikit lebih baik daripada tahun kemarin yang mencapai 30 ribuan kasus.

"Angka ini juga didapatkan dari hasil kerja keras para petugas tracing kita untuk melakukan deteksi dini, terutama mereka yang selesai dari bepergian pada libur Lebaran yang lalu," papar Widyastuti di Jakarta, Selasa (1/6).

Saat ini, kata Widyastuti, Pemprov DKI telah belajar dan lebih siap untuk melakukan treatment, seperti penyediaan tempat tidur isolasi mandiri yang disiagakan bagi mereka yang terpapar COVID-19.

Warga mengendarai motor di wilayah karantina saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hari pertama di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (9/2). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Warga mengendarai motor di wilayah karantina saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro hari pertama di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (9/2). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Widyastuti memaparkan, hingga tanggal 31 Mei, pihaknya telah menyiapkan tempat tidur isolasi sebanyak 6.621 dan terisi 2.176 atau sebesar 33 persen.

Sedangkan untuk ICU, pihaknya juga telah menyediakan tempat tidur ICU sebanyak 1.014 dan telah terpakai 362 atau sebesar 36 persen dari kapasitas yang disediakan.

"Ini yang berbeda dari tahun lalu, di mana meskipun terjadi lonjakan kasus, bed occupancy rate kita di bawah 50 persen. Namun, kita tetap waspada untuk lonjakan kasus yang lebih parah,” tuturnya.

Baca Juga:

PPKM Tangerang Diperpanjang, Posko COVID-19 Tingkat RT/RW Dioptimalkan

Sementara itu, vaksinasi juga semakin digenjot guna mencapai sasaran pada tahap 1 dan 2 yakni sebesar 3.000.689, di mana per tanggal 31 Mei 2021, 2.432.561 orang telah menerima dosis pertama vaksin dan 1.775.331 telah menerima dosis kedua vaksin.

Selain itu, adapula Vaksinasi Gotong Royong, di mana 12.673 orang telah menerima dosis pertama hasil kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Harapannya, jumlah yang mendapat vaksinasi ini akan semakin meningkat dan mendekati 70 persen dari populasi, sehingga semakin cepat kita mencapai imunitas komunal. Hal ini juga diimbangi dengan ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” tandas Widyastuti. (Asp)

Baca Juga:

Kota Tangerang Perpanjang PPKM Mikro

Baca Artikel Asli