Terjadi 108 Kali Gempa di Jawa Barat Sepanjang November, BMKG Keluarkan Rekomendasi untuk Masyarakat

Senin, 01 Desember 2025 - Frengky Aruan

MerahPutih.com - Jawa Barat diguncang 108 kali gempa sepanjang November 2025. Hal ini seperti yang dicatat Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung.

Guncangan terbesar 3,8 magnitudo, dijelaskan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu di Bandung, Senin (1/12).

"Dari 108 kali kejadian, guncangan gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 3,8 magnitudo dan yang terkecil 1,0 magnitudo,” katanya dikutip dari Antara.

Dalam 97 kejadian, pusat gempa bumi berkedalaman kurang dari 60 kilometer. Selain itu, antara 60-300 kilometer dalam 11 kejadian.

“Sepanjang periode bulan November 2025 terdapat delapan kali gempa bumi yang dirasakan,” kata dia.

Baca juga:

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Ancam Pulau Jawa - NTT saat Periode Nataru 2026

Berdasarkan letak hiposenternya, kata Teguh, terjadi 42 gempa bumi yang berpusat di laut, sedangkan 66 kejadian gempa bumi lainnya berpusat di darat.

Gempa bumi terbesar pada November ini berkekuatan 3,8 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Bandung, pada 20 November 2025, yang dirasakan di Kabupaten Bandung dan sekitarnya.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” katanya.

BMKG Bandung memberikan rekomendasi bagi masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa.

Jika terjadi gempa bumi, kata dia, masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta informasi dari BMKG.

“Kami mengimbau jika terjadi gempa bumi, masyarakat diminta untuk tenang, waspada, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab,” kata Teguh Rahayu. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan