Tema "Alur" dalam Perspektif 65 Guru Seni Rupa Indonesia

Rabu, 27 April 2016 - Noer Ardiansjah

MerahPutih Budaya - Sebanyak 65 karya seni dari 65 guru seni rupa dipamerkan di Plaza Insan Berprestasi Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud, pada tanggal 25 April hingga 6 Mei 2016. Karya tersebut merupakan hasil seleksi sangat ketat dari 333 karya yang berasal dari 213 sekolah di 25 provinsi di Indonesia.

Dalam pameran ini, Galeri Nasional Indonesia mengusung tema "Alur" setelah sebelumnya diadakan pula pameran yang sama pada tahun 2014 dengan tajuk "Guru Seni Berlari."

Keahlian para guru dalam menuangkan idenya di atas sebuah objek begitu menakjubkan. Berbagai persepsi konsep "Alur" begitu mewarnai pameran. Ada yang menterjemahkan kritik sosial melalui simbolisasi tokoh-tokoh wayang, apa pula yang memilih pendekatan teknik lukis super realis yang prima.

Contohnya karya Budiman dari SMP 1 Binakal Bondowoso. Di lukisannya, Budiman menjelaskan profesi guru dan seniman bagaikan dua sisi mata uang. Menurutnya, seniman adalah manusia bebas yang tidak terikat waktu, sedangkan guru harus konsekuen dan disiplin dengan waktu.

"Ini merupakan respon saya sebagai pelaku seni juga sebagai pendidik. Ini (lukisan) judulnya 'Antara Aku, Dali dan Anis Baswedan.' Dua tokoh ini mungkin mewakili," katanya kepada merahputih.com di lokasi pameran, Rabu (27/4).


(Muhammad Suyudi dari SMAN 1 Maniangpajo, Sulawesi Selatan bersama karyanya "Deepart from Motherland." Foto MerahPutih/Muchammad Yani)

Berbeda dengan Budiman, Deddy Iskandar dari SMAN 1 Batu, Jawa Timur menerjemahkan tema "Alur" sebagai proses kehidupan setapak demi serapak. Ia akhirnya melukis sebuah pohon dengan prosesnya. Terdapat pula goresan terpaan angin yang digambarkan sebagai proses kehidupan.

"Pohon ini berupa anak saya. Di sana ada perjalanan, di mana untuk membuat sesuatu yang baik itu ada perjalanan. Sesuai dengan tema kita ini adalah 'Alur', di mana itu merupakan sebuah proses," jelasnya.


(Deddy Iskandar dari SMAN 1 Batu, Jawa Timur bersama karyanya. Foto MerahPutih/Muchammad Yani)

Ada pula lukisan karya Muhammad Suyudi dari SMAN 1 Maniangpajo, Sulawesi Selatan. Dalam lukisannya yang berjudul "Deepart from Motherland," ia menggambarkan Alur sebagai pesan moral yang cukup mendalam, di mana seseorang yang sudah melanglang buana harus tetap ingat dengan daerah asalnya.

Bagi yang ingin melihat karya-karya kreatif dari guru seni rupa ini, Anda bisa langsung berkunjung ke Plaza Insan Berprestasi Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud. Pameran ini dibuka untuk umum dan bebas biaya. Tak hanya lukisan, Anda juga akan disuguhkan karya seni instalasi dan lainnya dari para guru ini.

(Yni)


BACA JUGA:

  1. Karya Seni Rupa Guru Se-Indonesia Dipamerkan di Kemendikbud
  2. Dua Alat Canggih Tim Cyber Crime Dipamerkan
  3. Perupa S Wandhie Pamerkan Karya "Ekspresi dari Kota Lumpur"
  4. Akun Bocah SD Ingusan Pamer Kemesraan Hilang
  5. Buset, Bocah Ingusan Pamer Foto di Ranjang

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan