Wakil Ketua DPR, Fadli Zon tidak mempermasalahkan penambahan kursi pimpinan MPR menjadi 11 orang. Ia menilai, penambahan tersebut akan menambah kinerja MPR lebih baik lagi ke depannya.
Menurut Fadli, fungsi MPR ini lebih kepada persoalan-persoalan kebangsaan, termasuk sosialisasi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Oleh karena itu, lanjut dia, tidak ada masalah jika terjadi penambahan pimpinan.
"Justru itu akan membantu kinerja MPR ke depannya. Ini kan juga usulannya baru dibahas, belum disepakati," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta Selatan, Rabu (24/5).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menuturkan, karena berbagi banyak wilayah, nantinya akan semakin banyak daerah yang bisa disentuh oleh MPR.
"Tentu dalam konteks persoalan kebangsaan dan kenegaraan yang besar," ucapnya.
Fadli menilai, apabila penambahan kursi pimpinan di DPR maupun di MPR direalisasikan, hal tersebut tidak akan mengggangu kinerja dua lembaga legislatif tersebut.
"DPR ini, 'kan sifatnya daily politic, artinya tiap hari ada agenda yang harus diselesaikan oleh DPR. Jadi, memang tidak apa-apa kalau ada usuluan penambahan pimpinan juga di DPR," tukasnya.
Menurut Fadli, penambahan kursi pimpinan MPR tidak akan menghabiskan banyak anggaran. Pasalnya, menurut dia, anggaran negara banyak tersedot pada pembangunan infrastruktur.
"Kalau urusan ini, sama sekali tidak habisin banyak anggaran. Anggaran itu banyak habis di infrastruktur," tandasnya. (Pon)
Baca berita terkait Fadli Zon lainnya di: Ahok Cabut Banding, Ini Tanggapan Fadli Zon