Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Survei Poltracking: Ganjar Punya Kans Terkuat Jadi Capres di 2024

Mula Akmal - Rabu, 31 Agustus 2022

MerahPutih.com- Survei terbaru Poltracking Indonesia membeberkan peta persaingan terkini bakal Calon Presiden di Pemilu 2024.

Hasil survei menunjukkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi figur calon presiden terkuat untuk Pilpres 2024.

Baca Juga:

Survei ISC: Elektabilitas Prabowo Naik, Anies dan Ganjar Stagnan

Dari survei tersebut, elektabilitas ketiganya selalu di atas 10 persen.

"Berdasarkan temuan survei pada bulan Agustus ini terdapat tiga figur kuat calon presiden dengan angka elektabilitas tertinggi," ujar Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, Rabu (31/8).

Survei Poltracking Indonesia ini melakukan beberapa simulasi elektabilitas capres. Berikut ini adalah hasil simulasi-simulasi tersebut.

Simulasi 18 nama capres

1. Ganjar Pranowo: 22,1 persen

2. Prabowo Subianto: 18,1 persen

3. Anies Baswedan: 15,9 persen

4. Agus Harimurti Yudhoyono: 4,4 persen

5. Ridwan Kamil: 3,3 persen

6. Sandiaga Uno: 2,1 persen

7.Erick Thohir: 1,9 persen

8. Puan Maharani: 1,3 persen

9. Andika Prakasa: 1,3 persen

10. Airlangga Hartarto: 1,1 persen

11. Khofifah Indar Parawansa: 0,9 persen

12. Basuki Tjahaja Purnama: 0,8 persen

13. Surya Paloh: 0,6 persen

14. Muhaimin Iskandar: 0,5 persen

15. Gatot Nurmantyo: 0,3 persen

16. Bambang Soesatyo: 0,3 persen

17. Ahmad Syaikhu: 0,2 persen

18. Tri Rismaharini: 0,1 persen

Poltracking Indonesia juga memaparkan elektabilitas nama-nama yang potensial sebagai calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2024. Teratas adalah Ridwan Kamil dengan elektabilitas sebesar 12,6 persen.

Selanjutnya adalah Sandiaga (11,9 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (11,7 persen), dan Erick (10,8 persen). Sisanya adalah Puan (6,5 persen), Khofifah (5,4 persen), dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (3,7 persen).

"Muhaimin Iskandar 2,7 persen, Airlangga Hartarto 1,7 persen, Mahfud MD 1,7 persen," ujar Hanta.

Baca Juga:

Survei SSC: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat

Hanta mengatakan, bagi partai politik, Pilpres 2024 adalah ajang kompromi kepentingan dimana partai harus mampu mengukur diri sejauh mana kepentingannya dapat diartikulasikan bersama koalisinya. Ia memastikan, setiap partai politik pasti akan berkoalisi di kontestasi nasional mendatang.

"Dalam konteks kali ini, ujian partai akan semakin bertambah dengan banyaknya kandidat-kandidat potensial yang muncul bukan dari kader internal partai," ujar Hanta.

Survei Poltracking Indonesia digelar pada 1-7 Agustus 2022 dengan menggunakan metode stratified multi-stage random sampling.

Jumlah sampel 1.220 responden dengan margin of error plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka.

Klaster survei ini menjangkau 34 provinsi se-Indonesia secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. Sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih.

Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih lebih akurat. Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. (Knu)

Baca Juga:

Parpol dan Lembaga Survei Dilarang Terima Aliran Dana Asing

Baca Artikel Asli