MerahPutih.Com - Masuknya nama Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi dalam bursa calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, membuat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merombak anggota tim fit and proper test.
Suhaimi yang sebelumnya termasuk salah seorang anggota tim fit and proper test yang bertugas melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap kandidat pengganti Sandiaga Uno itu akan diganti dengan figur dari kalangan profesional.
Partai dakwah itu merombak keanggotaan tim fit and proper test. Dua nama yang akan diajukan PKS ke Gerindra antara lain Eko Prasojo dan Ubedilah Badrun. Eko saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia.
Sedangkan Ubedilah adalah mantan aktivis 1998 yang saat ini menjadi pengamat politik.
Sebelumnya PKS telah mengumumkan dua nama anggota tim seleksi DKI 2 yakni Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi dan Ketua DPW PKS Syakir Purnomo.
"Tim Fit & Proper Test yang PKS ajukan dari kalangan profesional Eko Prasojo, Ubedilah Badrun," kata Syakir saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (2/1).
Syakir menuturkan, PKS menyerahkan Surat Keputusan penunjukan tim penguji calon DKI 2 tersebut ke kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra sore ini, Rabu 2 Januari 2019.
"Insyallah surat yang berisi nama tim fit & proper test akan dikirimkan ke kantor DPD Gerindra, Rabu sore ini," tuturnya.
Menurut Syakir, pergantian tim seleksi Wagub itu lantaran Suhaimi dimunculkan menjadi calon orang nomor dua di Jakarta. Adapun 3 nama calon Wagub DKI yang diajukan PKS menggantikan Sandiaga Uno.
Mereka adalah Abdurrahman Suhaimi, mantan Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, dan Sekretaris Umum DPW PKS DKI Agung Yulianto.
"Nama Kader PKS yang diajukan sebagai cawagub, Agung Yulianto, Ahmad Syaikhu, Abdurrahman Suhaimi," tutupnya.(Asp)
Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gagal Gaet Modric, Inter Milan Sasar Toni Kroos