MerahPutih.com - Pandemi COVID-19 membuat dampak besar dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Banyak pengusaha yang bisnisnya tutup bahkan bangkrut dengan terlilit hutang akibat besarnya operasional perusahaan yang tidak bisa diimbangi dengan income yang masuk.
Namun, tidak tidak sedikit juga yang bisnisnya survive dan bertumbuh dalam masa pandemi ini. Salah satu pihak yang mencoba bangkit di masa pandemi ini adalah Imam Priyono.
Baca Juga
Indonesia Dorong Kesetaraan Semua Negara Dapatkan Vaksin COVID-19
Mantan jurnalis yang sudah menggeluti di bidang media selama 14 tahun membuatnya mengambil keputusan di mulai 6 bulan yang lalu, untuk memulai bisnis baru di bidang content creative.
"Karena banyak orang-orang yang memasarkan produknya dengan digital marketing," kata Imam dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (26/2).
Hal yang sama juga dilakukan pengacara muda, Arimansyah SH. Wabah Corona membatasi ruang pada advokat dalam membela kliennya dalam persidangan.
Menurutnya, pemerintah menerapkan metode sidang campuran, yakni sidang langsung yang dipadukan dengan sidang online guna mencegah penyebaran COVID-19.
Walau begitu, Ari tidak menampik pengadilan bisa menjadi salah kluster penyebaran COVID-19. Sebab, walau protokol kesehatan telah diterapkan ketat dan disiplin, banyak kolega hingga hakim terpapar COVID-19.
Dengan begitu, Ari memilih untuk mencoba hal baru yakni digital marketing. Tidak hanya mempromosikan layanan hukum yang ditawarkannya, digital konten yang diproduksinya juga bertujuan sebagai edukasi hukum bagi masyarakat.
"Dengan memanfaatkan digitalisasi kita memiliki daya pembeda dengan yang lainnya. Dan yang terpenting adalah berkolaborasi dengan pihak lain," pungkasnya. (Pon)
Baca Juga
Anies Raih Penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 karena Penanganan COVID-19