Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Stok Vaksin di Kabupaten Bogor Tinggal 104 Vial

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Juli 2021

MerahPutih.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat stok vaksin di wilayahnya dari pemerintah pusat mulai menipis ketersediaannya. Tercatat dari semula 93 ribu vial kini tersisa 104 vial.

"Masyarakat sudah paham pentingnya vaksin, karena setiap ada vaksinasi itu antusias masyarakatnya cukup tinggi. Kendalanya ketersediaan vaksin mulai berkurang, kebutuhan vaksin saat ini sangat mendesak," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Selasa (27/7).

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor ini menyebutkan, selain 104 vial vaksin sisa dari bantuan pemerintah pusat, ada pula 552 vial milik Kodim 0621 dan 62 vial milik Polres Bogor.

Baca Juga:

Wagub DKI: Vaksinasi COVID-19 Anak di Atas 12 Tahun Belum 50 Persen

Ia mencatat, progres vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bogor hingga 26 Juli 2021 telah mencapai 690.312 dosis dari target 8.576.268 dosis atau sasaran vaksin 4.288.134 orang.

Ade Yasin menyebutkan, Pemkab Bogor terus menggenjot vaksinasi massal. Kini vaksinasi dilakukan serentak di puskesmas 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor dua kali dalam seminggu.

Pemkab Bogor menargetkan vaksinasi terhadap 160 ribu orang setiap pekannya dengan acuan 2.000 orang pada setiap kali kegiatan vaksinasi massal.

"Untuk tenaga vaksinator sebanyak 1.070 orang sudah kita sediakan, kita kerahkan semua tenaga yang ada, hanya kendalanya saat ini soal ketersediaan vaksin," terang Ade Yasin dikutip Antara.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi mengemukakan persediaan vaksin di Tanah Air diperkirakan terus bertambah hingga triwulan keempat 2021.

"Vaksin ini akan semakin bertambah di Oktober, November, Desember 2021 sampai dengan 80 juta dosis," kata Siti Nadia Tarmizi.

Vaksinasi. (Foto: Humas Kota Bandung)
Vaksinasi. (Foto: Humas Kota Bandung)

Sampai dengan saat ini, kata Nadia, Indonesia sudah menerima total 151,9 juta dosis vaksin COVID-19. Pada Selasa siang vaksin Sinovac ditambah sebanyak 21,2 juta dosis.Jumlah ini adalah pengiriman terbanyak yang pernah diterima Indonesia. Sebelumnya kurang lebih 10 juta sampai dengan 13 juta dosis dari Sinovac.

Menurut Naida vaksin tersebut akan dipergunakan pada Agustus 2021 untuk meningkatkan dosis vaksin yang disuntik kepada para penerima manfaat. Pada Juli 2021, Indonesia mendapat total 54 juta dosis vaksin yang terdiri atas Sinovac dalam bentuk bulk 39,2 juta dosis, Astrazeneca 6,7 juta dosis, Sinopharm untuk vaksinasi Gotong Royong sebanyak 4 juta dosis dan Moderna 4,5 juta dosis.

"Pada Agustus nanti kurang lebih akan ada 60 juta dosis, September 60 juta dosis dan Oktober, November, Desember itu sekitar 80 juta dosis," katanya.

Baca Artikel Asli