Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

STIN Cetak Intelijen Kompeten di Era Revolusi Industri 4.0

Andika Pratama - Senin, 19 Agustus 2019

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan orasi ilmiah berjudul ‘Situasi Politik Indonesia dan Ancaman Terhadap Dinamika Keamanan Nasional’ dalam Wisuda Sarjana Angkatan XII dan Pascasarjana Tahun 2019 di Auditorium Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman Kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sentul, Bogor, Senin (19/8).

Mantan Panglima TNI ini mengatakan masifnya penyebaran hoaks yang terjadi di Indonesia dalam masa konstetasi politik menimbulkan polarisasi di masyarakat.

Baca Juga: Pengamat Intelijen Sebut Ada Anomali dalam Kelompok Pembunuh Bayaran Rekrutan Kivlan Zen

“Negara sangat mudah terpecah karena perbedaan ideologi dan pilihan politik. Di Kenya pernah terjadi perpecahan dan kerusuhan besar pasca pemilu, Syukurlah, kita bisa melalui masa-masa itu dengan baik," katanya.

Moeldoko menjelaskan geopolitik dunia saat ini memanfaatkan emosi fear (ketakutan), humiliation (penghinaan) dan hope (harapan). Fear yang dimaksud adalah ketakutan tidak adanya kepercayaan, humiliation adalah hilangnya harapan dari rasa percaya diri yang terluka, serta hope yakni harapan sebagai ekspresi percaya diri.

Baca Juga: Pengamat Intelijen: Perempuan Indonesia Rentan Menjadi Target Radikalisasi

Eks Wakil Gubernur Lemhanas itu menegaskan pentingnya peran intelijen untuk menjaga stabilitas dan keterbukaan. Menurutnya, semua negara mengakui bahwa kestabilan jangka panjangnya akan sangat bergantung pada kemakmuran rakyat dan mengakui bahwa kompromi dengan keterbukaan harus dibuat guna mendapatkan dan mempertahankan kemakmuran dunia masa kini.

Sementara itu, Ketua STIN Brigjen TNI Dr.rer.pol. Rodon Pedrason mengatakan perihal salah satu program STIN untuk memasuki era revolusi industri 4.0 yakni pembuatan dan penggunaan aplikasi Smart STIN. Soft launching aplikasi ini dijadwalkan akan dilakukan oleh Kepala BIN dalam waktu dekat.

mpeldoko
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan orasi ilmiah berjudul ‘Situasi Politik Indonesia dan Ancaman Terhadap Dinamika Keamanan Nasional’ dalam Wisuda Sarjana Angkatan XII dan Pascasarjana Tahun 2019 di Auditorium Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman Kampus Sekolah Tinggi Intelijen Negara, Sentul, Bogor, Senin (19/8). Foto: KSP

Selain itu, sebagai lembaga pendidikan tinggi khusus intelijen di bawah naungan Badan Intelijen Negara (BIN), STIN berperan penting dalam menghasilkan sumber daya intelijen bagi kebutuhan BIN dan institusi negara lainnya.

Baca Juga: Kembangkan Teknologi Intelijen, BIN Kerjasama dengan ITB

"STIN terus berupaya untuk seoptimal mungkin membekali saudara-saudara para wisudawan dengan berbagai ilmu, pengetahuan dan tekonologi agar saudara-saudara memiliki kompetensi yang mumpuni sebagai agen intelijen dan akademisi intelijen melalui serangkaian kegiatan pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan," tegasnya. (Pon)

Baca Artikel Asli