Kembangkan Teknologi Intelijen, BIN Kerjasama dengan ITB

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 31 Januari 2018
Kembangkan Teknologi Intelijen, BIN Kerjasama dengan ITB

Suasana Gedung Aula Timur Kampus Ganesha ITB saat kerjasama secara formal antara Badan Intelijen Negara (BIN) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). (istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suasana Gedung Aula Timur Kampus Ganesha ITB pada hari Rabu (31/1), siang ini terasa penuh kehangatan dengan dimulainya kerjasama secara formal antara Badan Intelijen Negara (BIN) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Para tamu undangan berkumpul dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ITB dan BIN. Hadir secara langsung di acara tersebut Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan selaku Kepala BIN beserta pejabat utama BIN.

Kehadiran Kepala BIN dan Rektor ITB di Gedung Aula Timur Kampus Ganesha ITB menandakan komitmen yang kuat antara BIN dan ITB untuk membangun kolaborasi dan kerjasama dalam pengembangan inovasi teknologi untuk kepentingan intelijen. Dalam acara tersebut, terdapat Nota Kesepahaman dan sekaligus tiga dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Dokumen nota kesepahaman antara BIN dan ITB memuat komitmen kerja sama dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, riset inovasi, dan manajemen di bidang teknologi intelijen.

Rektor ITB, Prof. Kadarsah Suryadi, mengatakan, setelah penandatangan Nota Kesepahaman tersebut, dilakukan pula penandatanganan PKS untuk pengembangan produk dan riset inovasi dalam bidang teknologi intelijen.

"PKS yang ditanda tangani pada saat yang bersamaan dengan Nota Kesepahaman tersebut menunjukkan keseriusan kedua belah pihak dalam membangun sistem penunjang intelijen di Indonesia, khusus nya dengan memanfaatkan produk teknologi intelijen yang mutakhir dan inovatif," ujarnya.

Sebanyak 26 topik riset inovasi di ITB akan dikembangkan menjadi produk-produk yang mampu mendukung teknologi intelijen BIN, termasuk diantaranya teknologi telekomunikasi, sensor biologi, dan advanced material technology.

"Sementara itu, dokumen kedua PKS tersebut memuat kolaborasi yang fokus pada kerjasama pengembangan 18 produk dan riset inovasi dalam bidang teknologi intelijen siber, seperti threat detection dan cyber forensic," tandasnya.

Selain kerjasama pengembangan produk, turut ditandatangani pula perjanjian kerjasama dalam pengembangan sumber daya manusia.

"Dalam PKS bidang pengembangan sumber daya manusia tersebut, terdapat delapan jenis pelatihan dalam bidang pengembangan sumber daya manusia yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan sumber daya di BIN dalam berbagai aspek, termasuk diantaranya teknologi siber, organisasi, dan big data analysis," kata Budi Gunawan dalam kesempatan yang sama.

Acara semakin menarik dengan adanya demonstrasi inovasi teknologi berupa drone (UAV) dan big data analysis. Tim peneliti ITB berhasil mengembangkan teknologi drone radar yang mampu mendeteksi aktivitas penyadapan pada suatu lokasi tertentu secara akurat.

Sementara itu, Kazee intelligent sebagai produk dari big data analisys yang dikembangkan oleh ITB mampu memprediksi adanya potensi ancaman yang dimungkinkan muncul akibat dinamika sosial, budaya, ekonomi, politik dll, termasuk potensi ancaman ke depan beserta aktornya dengan maraknya peredaran berita bohong. (Pon)

#BIN #ITB #Budi Gunawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
5 Mahasiswa ITB Integrasikan Drone dan Kitbox Sensor Untuk Ukur Kualitas Udara dan AI Buat Mitigasi Banjir
Indonesia
Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan tersangka karhutla dibawa ke Jakarta untuk diperiksa BIN.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Prabowo Suruh Kapolda Riau Bawa Tersangka Karhutla ke Jakarta, Biar Diurus BIN
Indonesia
Dugaan Intervensi Asing di Balik Kerusuhan Demo 2025, Benarkah OSF Terlibat?
Kerusuhan demo 2025 diduga ada intervensi asing. OSF bahkan dikatakan terlibat. Lalu, benarkah OSF terlibat?
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Dugaan Intervensi Asing di Balik Kerusuhan Demo 2025, Benarkah OSF Terlibat?
Indonesia
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi serta mendorong daya saing Indonesia serta menambah pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Indonesia
Kampus Kekerasan Seksual di Berbagai Kampus Bermunculan, Kemendiktisaintek Wajib Lakukan Evaluasi
Penanganan kekerasan seksual tidak dapat dilakukan secara parsial dan diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing kampus.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 April 2026
Kampus Kekerasan Seksual di Berbagai Kampus Bermunculan, Kemendiktisaintek Wajib Lakukan Evaluasi
Indonesia
Buku Konsep Prabowonomics Diluncurkan di ITB, Dasco: Harus Dibaca
Dasco menilai buku ini refleksi kritis terhadap demokrasi dan persatuan nasional merujuk konsep Prabowonomics.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Buku Konsep Prabowonomics Diluncurkan di ITB, Dasco: Harus Dibaca
Indonesia
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Menkes Budi menegaskan pihaknya sangat konsen terhadap penyakit jantung lantaran merupakan penyebab kematian kedua di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Menkes Budi Sebut Penyakit Jatung Mematikan Kedua di Indonesia, RS Kardiologi Emirates Solo Dibanjiri Pasien
Indonesia
Nasib E10 Tergantung Tebu dan Pabrik Gula, Begini Peringatan Profesor ITB
Implementasi E10 harus bertahap, tidak tiba-tiba, serta didukung oleh insentif fiskal dan regulasi yang memadai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Nasib E10 Tergantung Tebu dan Pabrik Gula, Begini Peringatan Profesor ITB
Indonesia
Pakar Otomotif ITB Jelaskan Higroskopis Beda Jauh dari Korosif, Jamin E10 Ramah Mesin
Pemerintah Indonesia sendiri sedang menyiapkan peta jalan implementasi BBM E10 sebagai bagian dari transisi energi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Pakar Otomotif ITB Jelaskan Higroskopis Beda Jauh dari Korosif, Jamin E10 Ramah Mesin
Indonesia
Guru Besar ITB Sebut Campuran 10 Persen Etanol Langkah Visoner Optimalkan Bahan Naku Lokal Indonesia
Pengembangan industri bioetanol dalam negeri, berpotensi membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai tambah bagi produk pertanian nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Oktober 2025
Guru Besar ITB Sebut Campuran 10 Persen Etanol Langkah Visoner Optimalkan Bahan Naku Lokal Indonesia
Bagikan