MerahPutih Internasional – Seiring berjalannya waktu, tembok besar China kehilangan sepertiga panjangnya. Dikabarkan hilangnya sepertiga tembok besar tersebut karena pencurian batu.
Seperti yang dilansir Mirror, Tembok Besar China yang merupakan salah satu keajaiban dunia memiliki panjang 13.000 mil atau sekitar 20.921 km. Tembok Besar China ditaksir kehilangan 4.000 km panjangnya akibat batu bata yang hilang.
Salah satu bagian yang sering hilang di Tembok Besar China adalah yang terdapat di Lulong, Provinsi Hebei, Tiongkok. Beberapa orang kerap mengambil batu bata yang memiliki ukiran menarik untuk dijual. Setiap batu yang diambil itu dijual sekitar 3 poundsterling atau Rp60.000.
Di Tiongkok sendiri telah diterapkan aturan larangan mencuri batu yang menjadi bagian Tembok Besar China. Pelaku bisa didenda sebesar 512 poundsterling atau setara dengan Rp10,7 juta.
“Terkadang batu-batu itu tidak bisa menahan angin, hujan, serta badai yang besar,” ujar Wakil Presiden Asosiasi Tembok Besar China, Dong Yaohui.
“Beberapa menara goyah akibat badai dan bisa saja runtuh,” tambahnya.
Tembok besar China pertama kali dibangun pada abad ketiga sebelum masehi. Namun, sekira 6.300 kilometer konstruksinya dibangun di zaman Dinasti Ming pada 1368-1644.
Baca Juga:
Gembok Cinta di Paris Dimusnahkan
Seni Graffiti Gantikan Gembok Cinta di Jembatan Paris
Ada Taman Hello Kitty Di China
Suka Motret Landscape? Ada Pemandangan Menakjubkan Di Negara China