Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Viral Koper Wisatawan Thailand Dicuri di Bromo, Polisi Bikin Tim Khusus

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
Viral Koper Wisatawan Thailand Dicuri di Bromo, Polisi Bikin Tim Khusus

Arsip Foto : Wisatawan menikmati suasana di kawasan Lautan Pasir di Gunung Bromo. ANTARA/Ananto Pradana ANTARA/Ananto Pradana

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Viral jika tujuh koper wisatawan asal Thailand berisi barang berharga hilang saat liburan di kawasan Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (15/2).

Pencurian terjadi saat kendaraan rombongan wisman tersebut di parkir di Pendapa Kecamatan Sukapura.

Seluruh koper wisman awalnya disimpan di dalam mobil yang terparkir itu, kemudian sopir dan rombongan wisman turun sejenak dan mobil yang membawa koper tersebut dikunci.

Saat rombongan kembali ke mobil, kondisi koper amburadul dan tujuh koper yang berisi barang berharga hilang.

Baca juga:

Akses Wisata Bromo dari Malang Longsor, Hanya Bisa Dilewati Roda 2

Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo, Jawa Timur bergerak cepat dengan membentuk tim khusus (timsus) untuk menangani kasus tujuh koper wisatawan mancanegara (wisman) asal Thailand yang hilang di kawasan Gunung Bromo.

"Peristiwa tersebut terjadi pada akhir pekan dan saat ini tengah dalam penanganan aparat kepolisian. Korban secara resmi telah melaporkan kejadian itu ke Polres Probolinggo," kata Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif dalam keterangannya, Selasa.

Menurutnya, pihak Polres Probolinggo menerima laporan resmi dari wisatawan yang menjadi korban pencurian koper pada Minggu (15/2) dan pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Benar, kami telah menerima laporan terkait dugaan kehilangan tujuh koper milik wisatawan asal Thailand. Kasus itu menjadi atensi kami karena menyangkut keamanan wisatawan mancanegara di wilayah hukum Polres Probolinggo,” tuturnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengecekan awal rekaman CCTV di sekitar lokasi, pihak Satreskrim telah melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah warga di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) wisata Gunung Bromo.

“Saat ini Satreskrim telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap peristiwa tersebut secara terang dan tuntas,” katanya.

Kapolres Latif menegaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk mempercepat pengungkapan kasus tersebut karena kejadian itu dapat memperburuk citra keamanan di objek wisata Gunung Bromo yang selama ini aman dan kondusif.

"Kami berkomitmen mengungkap kejadian itu secara profesional serta memberikan rasa aman kepada seluruh wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo baik wisatawan mancanegara maupun domestik," ujarnya.

Hingga kini, penyelidikan masih terus berlangsung. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus tersebut.

#Gunung Bromo #Wisatawan #Pencurian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Pemberian bebas visa kunjungan tersebut mencakup 8+1 negara antara wilayah Asia Timur dan Selatan seperti Korea Selatan, Jepang, dan India. Kemudian negara di Australia, Selandia Baru
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wisatawan Berkualitas, Imigrasi Minta Evaluasi Negara Penerima Bebas Visa Kunjungan
Indonesia
Incar Vespa Antik, 2 Kuli Bangunan Nekat Bobol Kafe di Cilandak
Vespa antik keluaran 1965 itu berhasil diselamatkan dan untuk sementara disita polisi sebagai barang bukti utama.
Wisnu Cipto - Jumat, 12 Juni 2026
Incar Vespa Antik, 2 Kuli Bangunan Nekat Bobol Kafe di Cilandak
Indonesia
Nekat Potong Aki Truk Sambil Jalan, Dua Bajing Loncat Tanjung Priok Kena Garuk Polisi Saat Cari Mangsa
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku mengadopsi modus operandi klasik bajing loncat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 19 Mei 2026
Nekat Potong Aki Truk Sambil Jalan, Dua Bajing Loncat Tanjung Priok Kena Garuk Polisi Saat Cari Mangsa
Indonesia
Sindikat 'Tikus Kargo' Bandara Soekarno-Hatta Gasak Tas Lululemon Seharga Rp 1 Miliar, Triknya Bikin Geleng-Geleng Kepala
Kasus ini mencuat setelah pihak perusahaan di Grobogan, Jawa Tengah, mengirimkan 4.749 tas Lululemon melalui maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta-Shanghai
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Sindikat 'Tikus Kargo' Bandara Soekarno-Hatta Gasak Tas Lululemon Seharga Rp 1 Miliar, Triknya Bikin Geleng-Geleng Kepala
ShowBiz
Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
Kelvin Evans, 41, mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, termasuk membobol kendaraan dan pelanggaran kriminal tahun lalu di Atlanta, Georgia.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
 Pencuri yang Menggasak Materi Musik yang belum Dirilis Milik Beyonce Dihukum 2 Tahun Penjara
Indonesia
Polres Metro Tangerang Amankan Komplotan Ganjel ATM, Curiga Saat Patroli
polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu ATM berbagai bank, alat ganjal berupa mika bening yang telah dimodifikasi, lem perekat, serta beberapa unit handphone.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Polres Metro Tangerang Amankan Komplotan Ganjel ATM, Curiga Saat Patroli
Indonesia
10 Stasiun Kereta Api Paling Diminati Turis Asing
Angkanya tumbuh pelan tapi pasti. Pada Triwulan I 2022 tercatat 26.225 wisatawan mancanegara.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 April 2026
10 Stasiun Kereta Api Paling Diminati Turis Asing
ShowBiz
Yellow Claw Bikin Videoklip di Gunung Bromo, Disulap Jadi Bulan
Hamparan pasir luas, kabut tipis, serta siluet pegunungan memberikan nuansa sinematik yang kuat, menyatu dengan karakter musik Yellow Claw.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Yellow Claw Bikin Videoklip di Gunung Bromo, Disulap Jadi Bulan
Indonesia
Curi Kabel Grounding Kereta Cepat, Pelaku Akhirnya Divonis 1 Tahun Penjara
Pelaku pencurian kabel grounding kereta cepat, akhirnya divonis satu tahun penjara. Ia terbukti bersalah atas kasus yang terjadi pada akhir 2025 lalu.
Soffi Amira - Kamis, 09 April 2026
Curi Kabel Grounding Kereta Cepat, Pelaku Akhirnya Divonis 1 Tahun Penjara
Indonesia
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Target pariwisata saat ini tidak lagi semata-mata pada jumlah kedatangan, melainkan berorientasi pada kualitasnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
6,6 Juta Wisatawan Asing Ditargetkan Datang ke Bali, Jajaki Pemasaran ke Negara Potensial Kurang Dilirik
Bagikan