MerahPutih.com - Seorang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dinyatakan positif COVID-19 tak lama usai mendapatkan vaksinasi Sinovac. Kejadian tersebut mirip dengan kasus yang menimpa Bupati Sleman, Yogyakarta, Sri Purnomo.
Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, membenarkan adanya temuan seorang nakes positif terpapar COVID-19 justru setelah mendapatkan vaksin Sinovac. Status nakes tersebut orang tanpa gejala (OTG).
Baca Juga
"Kami dapat laporan dari pengaduan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) ada nakes positif usai diberikan vaksin corona," kata Yunia, Sabtu (30/1).
Dia meyakini nakes tersebut dalam masa inkubasi virus corona pada saat disuntik vaksin Sinovac. Dalam bahasa medis, ia menjelaskan nakes tersebut sudah terpapar virus Corona terlebih dahulu sebelum disuntik vaksin.
"Kasusnya ini mirip dengan Bupati Sleman (Sri Purnomo). Satgas COVID-19 Sukoharjo telah menangani nakes tersebut dengan baik dengan melakukan tracking," ucap dia.
Yuni mengatakan terkait pelaksanaan vaksinasi corona di Sukoharjo ada lebih dari 10 nakes Sukoharjo mengalami gejala setelah mendapatkan vaksin COVID-19. Aduan itu masuk ke KIPI.
"Efek sampingnya hanya gejala ringan saja, tidak sampai berat," katanya.
Gejala ringan tersebut, lanjut dia, di antaranya nakes merasakan demam, pusing, gatal-gatal, nyeri pada bekas suntikan, mengantuk, mual, dan muntah. Gejala ringan tersebut hanya berlangsung sehari setelah dilakukan observasi nakes tersebut sehat.
"Vaksinasi Corona pada nakes di Kabupaten Sukoharjo sudah mencapai 99,5 persen per Jumat pukul 00.00 WIB. Total ada 6.311 nakes telah mendapat suntikan vaksin Sinovac tahap pertama yang dimulai Senin kemarin," tandasnya.
Ia menambahkan keseluruhan sasaran vaksinasi Corona di Sukoharjo sebanyak 579.681 orang nakes. Nakes tersebut terdiri dari tenaga kesehatan 6.896 orang, pelayanan publik 224.489 orang, masyarakat umum dan pelaku ekonomi 196.910 orang, dan lansia 112.935 orang. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga