Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Sampai 31 Agustus, 100 Juta Dosis Vaksin Berhasil Disuntikan

Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 September 2021

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan pencapaian program vaksinasi nasional yang telah mencapai 100 juta dosis vaksin. Kepastian ini berdasarkan data per tanggal 31 Agustus 2021.

"31 Agustus kemarin kita sudah mencapai 100 juta dosis vaksin COVID-19," jelas Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (1/9).

Baca Juga

Lima Titik Lokasi Vaksinasi Keliling, Senin (2/8)

Nadia berharap dengan capaian 100 juta dosis vaksin ini dapat menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity). Dia menilai vaksinasi menjadi salah satu upaya penting dalam menurunkan laju kasus COVID-19.

Tangkapan layar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat hadir pada kegiatan webinar, 28 Juli 2021. (ANTARA/Andi Firdaus).
Tangkapan layar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat hadir pada kegiatan webinar, 28 Juli 2021. (ANTARA/Andi Firdaus).

Oleh karena itu, Nadia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menerima suntikan vaksin. Dia menjamin semua vaksin COVID-19 yang disediakan pemerintah sudah mendapat persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Masyarakat tetap diimbau agar apapun jenis vaksinnya tidak usah khawatir, karena pasti sudah dijamin keamanan, mutu, kualitas serta efektivitasnya. "Vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat itu untuk kita," tutur Nadia.

Baca Juga

BIN Fokus Gelar Vaksinasi di Pesantren

Pada kesempatan yang sama, Nadia mengaku optimis target 2 juta suntikan vaksin COVID-19 per hari dapat tercapai pada September ini. Hal ini seiring dengan distribusi dosis vaksin ke daerah yang mulai meningkat.

"Dengan distribusi vaksin sebesar 15,2 juta pada minggu ke-4 Agustus ini dan 20,3 juta minggu ke-5 Agustus hingga awal September nanti, maka kami yakin target 2 juta per hari bisa dicapai," terangnya. (Knu)

Baca Artikel Asli