Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Respons Ancaman Presiden AS Donald Trump, Iran Siap Menghancurleburkan Infrastruktur Vital di Kawasan

Frengky Aruan - Senin, 23 Maret 2026

MerahPutih.com - Iran lewat Ketua Parlemennya Mohammad Bagher Ghalibaf merespons ancaman Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Trump sebelumnya menyatakan bahwa pihaknya bakal menghancurkan pembangkit listrik Iran, dari yang terbesar, jika Teheran tidak membuka Selat Hormuz dalam 48 jam.

Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan bahwa Iran siap membalas apabila hal itu dilakukan.

"Seketika setelah pembangkit dan infrastruktur listrik negara kami diserang, semua infrastruktur vital di seantero kawasan, termasuk infrastruktur energi dan minyak, akan dianggap sebagai sasaran tembak yang sah," kata Mohammad Bagher Ghalibaf di akun X seperti dikutip dari Antara.

Ghalibaf mengatakan bahwa serangan balasan tersebut, jika terjadi, akan "menghancurleburkan" infrastruktur listrik di kawasan dan menyebabkan "harga minyak melonjak untuk waktu yang lama".

Baca juga:

Jepang Adil di Mata Iran, Jamin Kapal Negeri Sakura Aman Layari Selat Hormuz

Iran masih melanjutkan serangan ke target-target militer dan kepentingan Amerika Serikat dan Zionis Israel sebagai balasan atas operasi militer gabungan kedua negara tersebut terhadap Iran sejak 28 Februari.

Di hari pertama serangan tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur, sementara ratusan siswi sekolah dasar di Iran selatan tewas setelah sekolah mereka dihantam rudal. Menurut otoritas Iran, korban jiwa serangan AS-Israel ke negaranya saat ini mencapai 1.300 orang. (*)

Baca Artikel Asli