Rahasia Budaya dan Politik di Balik Desain Jersey Peserta Piala Dunia 2026, Haiti Paling Kontroversial

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Rahasia Budaya dan Politik di Balik Desain Jersey Peserta Piala Dunia 2026, Haiti Paling Kontroversial

Brasil (FIFA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Jersey negara-negara peserta piala dunia 2026 menyimpan narasi mendalam melampaui sekadar pelindung tubuh.

Di balik tetesan keringat para pesepak bola, selembar kain mampu memicu kontroversi berkat kesan dan pesan budaya sekaligus sejarah di baliknya.

Jersey sepakbola juga menjadi kanvas hidup penyampai pesan rahasia para negara-negara peserta Piala Dunia.

Baca juga:

Timnas Jerman Tunjukkan Mentalitas yang Kuat saat Comeback Menang atas Pantai Gading, Jadi Modal Berharga untuk Juara

Federasi sepak bola Belgia membuat gebrakan nyeleneh lewat kerah seragam tandang bermotif pink-biru muda.

Kerah tersebut memuat tulisan menggelitik ingatan pencinta seni dunia berkat tulisan 'This is not a jersey'. Desain unik ini mengadopsi mahakarya surealisme pelukis René Magritte abad ke-20.

Sensor Ketat FIFA dan Simbol Sejarah Dunia

Ketegangan muncul saat badan sepak bola dunia, FIFA, menolak rancangan awal milik Haiti. Produsen olahraga asal Kolombia, Saeta, awalnya menggambar ilustrasi pertempuran akhir perang kemerdekaan Haiti tahun 1803 pada bagian depan pakaian.

Pihak produsen menyebut ilustrasi itu sebagai 'penghormatan kepada para pria dan wanita yang setiap hari berkontribusi bagi masa depan Haiti'.

Jersey Timnas Haiti (Football Fashion)

Namun, FIFA melarang gambar tersebut karena bermuatan terlalu politis, sehingga Haiti terpaksa memakai corak biru polos tanpa lukisan perang.

Sementara itu, Prancis memilih warna hijau tembaga teroksidasi mirip Patung Liberty hadiah dari desainer Frédéric-Auguste Bartholdi tahun 1886.

Kostum tandang Les Bleus menyertakan logo berwarna tembaga berkilau demi mempererat persahabatan transatlantik bersama tuan rumah Amerika Serikat. Prancis juga menyematkan slogan persatuan, 'Nos différences nous unissent' atau 'perbedaan kita mempersatukan kita' pada jersey rancangan terbaru.

Filosofi Corak Kain Kontestan Piala Dunia 2026

Lionel Messi
Lionel Messi. (X/@AFASeleccionEN)



Selain Belgia, Haiti, dan Prancis negara-negara di bawah ini juga menyematkan arti tersembunyi dari pakaian tim yang digunakan bertanding:

  • Tanjung Verde: Corak geometris segitiga melambangkan jalur penerbangan penghubung sepuluh pulau vulkanis pertanda persatuan negara populasi kecil.

  • Argentina: Kostum kandang tiga warna biru fajar memberi penghormatan juara dunia 1978, 1986, 2022. Kostum tandang biru tua mengadopsi teknik lukis tradisional filete porteño khas Buenos Aires.

  • Iran: Gambar cetah Asia melintasi bagian depan jersi putih-merah, bentuk kampanye penyelamatan satwa langka lindungan Iran berjumlah kurang dari 70 ekor.

  • Norwegia: Jenis huruf nama nomor pemain mengadopsi tulisan rune kuno alfabet Jermanik serta hiasan seni ukir Viking gaya Urnes pendamping salib biru.

  • Kolombia: Motif kupu-kupu kuning menghiasi kain, terinspirasi novel realisme magis karya penulis peraih Nobel Gabriel Garcia Marquez berjudul One Hundred Years of Solitude.

  • Meksiko: Mengembalikan kejayaan desain kalender suku Aztec era 1990-an hasil adaptasi batu matahari Piedra de Sol Museum Antropologi Nasional.

  • Arab Saudi: Pola kotak lavender simbol arsitektur pintu tradisional sekaligus perlambang kemurahan hati padang pasir musim semi.

  • Brasil: Jersi tandang biru tua-hitam buatan Nike memajang logo Jumpman Michael Jordan bersama warna kulit katak beracun Amazon penanda bahaya bagi lawan.

Baca juga:

Brasil Cukur Haiti, Amankan Puncak Klasemen Group C

#Piala Dunia #Piala Dunia 2026 #Piala Dunia Fifa 2026 #Jersey Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung timnas Indonesia gagal ke Piala Dunia 2026. Ia membandingkannya dengan Cape Verde.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Olahraga
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Roberto Mancini kembali ke Timnas Italia dengan harapan besar.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Roberto Mancini Kembali ke Timnas Italia dengan Harapan Besar, Bukan Hanya Hadirkan Trofi
Olahraga
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Sebelumnya, sejumlah pihak, termasuk UEFA dan Liga-Liga Eropa, menyatakan penolakan terhadap rencana penjualan saham Piala Dunia.
Frengky Aruan - Kamis, 30 Juli 2026
Rencana FIFA Jual Saham Piala Dunia Munculkan Kritik dan Penolakan, Infantino: Sebuah Peluang, Bukan Kewajiban
Olahraga
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
IFAB mengumumkan VAR disalahgunakan saat laga Argentina vs Swiss di Piala Dunia 2026. Kartu merah Breel Embolo dinyatakan salah, menambah kontroversi teknologi VAR.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
IFAB: VAR Disalahgunakan Saat Laga Argentina VS Swiss, Kartu Merah Breel Embolo Ilegal
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Olahraga
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Laporan evaluasi penampilan pemain menunjukkan penurunan performa drastis akibat minimnya menit bermain hingga masalah cedera fisik
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Empat Bintang AC Milan Tampil Bapuk di Piala Dunia 2026, Siapa Saja Mereka?
Bagikan