Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Puncak Kampanye Akbar Pemilu, Polda Jateng Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kondusivitas

Dwi Astarini - Kamis, 08 Februari 2024

MERAHPUTIH.COM - PELAKSANAAN pemilu tinggal hitungan hari. Bahkan, saat ini telah masuk masa kampanye terbuka dengan melibatkan massa yang rawan terjadi gesekan.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, untuk mengantisipasi gesekan di lapangan, pihak terkait telah melakukan berbagai upaya. Baik itu dari KPU, Bawaslu, Polri, TNI, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

BACA JUGA:

Bawaslu Imbau Masyarakat Waspada Hoaks saat Masa Kampanye

“Dalam upaya menjaga Jawa Tengah tetap aman dan kondusif perlu mengandeng pihak lain. Kami sudah melakukan pendekatan dengan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi,” kata Luthfi, Kamis (8/2).

Jenderal bintang dua itu mengimbau agar para pihak menjaga kondusivitas dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilu 2024. "Para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan yang lainnya bisa berperan untuk menyejukan masyarakat,” katanya.

Ia juga mendinginkan dan memberikan imbauan untuk sama-sama menjaga kondusifitas di wilayah masing-masing.

Sementara itu, pengasuh Pesantren Abdurrahman Wahid Soko Tunggal Jakarta KH Nuril Arifin Husein atau Gus Nuril mengatakan Polri harus didukung dalam menjaga kondusivitas keamanan Pemilu. “Kami tidak mengarahkan anggota GPK Aliansi Tepi Barat ke salah satu paslon capres atau cawapres. Silakan, menentukan pilihan,” kata Gus Nuril.

Hal senada diungkapkan pemimpin Ponpes Ora Aji Yogyakarta, Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah. Menurutnya, semua orang boleh beda pilihan. Namun, nilai toleransi harus dijunjung tinggi. “Anda mau 01,02 dan 03, saya tidak urusan. Saya juga dukung gitu. Tapi bukan berarti orang yang beda pilihan dengan saya itu menjadi musuh,” tandasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

BACA JUGA:

Bawaslu Peringatkan Parpol Tidak Kampanye di Luar Jadwal

Baca Artikel Asli