Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung

Ilustrasi TPS. (Foto: MP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi II DPR RI Fraksi Golkar Ahmad Irawan merespons usul Partai Demokrat soal penerapan konsep dapil nasional atau national pool dalam pemilu anggota DPR. Ahmad menyebut gagasan itu menarik, tetapi harus dikaji lebih dulu.

"Konsep dapil nasional (national pool) atau penggabungan suara (stambus accord) merupakan suatu gagasan yang menarik. Gagasan apa pun itu harus dimatangkan dan diuji agar bisa diimplementasikan dengan baik," kata Ahmad kepada wartawan, Rabu (23/9).

Ahmad mengatakan Golkar akan mengkaji konsep tersebut. Menurutnya, berbagai gagasan mengenai sistem pemilu dapat dipertimbangkan selama tetap sesuai dengan prinsip demokrasi konstitusional. Ia juga menyinggung sistem pemilu di negara lain yang bisa menjadi referensi bagi Indonesia. Salah satunya Jerman, yang sebelumnya dicontohkan Dede Yusuf.

Menurut Ahmad, sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat. Ia menilai hal itu dapat memperkuat kelembagaan partai.

Baca juga:

Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional



"Kelebihan national pool kalau tadi Pak Dede Yusuf ambil contoh di Jerman, menariknya calon-calon yang mendapatkan mandat rakyat ditentukan partai politik. Jadi bisa menguatkan institusi kepartaian," ujarnya.

Namun, Ahmad mengingatkan jangan sampai perubahan sistem pemilu justru membuat masyarakat bingung. Ia juga meminta mekanisme baru tidak membuat proses penyelenggaraan pemilu semakin kompleks. "Kita punya sistem pemilu dan praktik sendiri selama beberapa kali pemilu. Melihat negara lain bagus dalam kerangka penyempurnaan sistem. Cuma kembali, tadi harus kita kaji dan matangkan supaya bisa diimplementasikan," jelasnya.

Sebelumnya, Dede Yusuf mengusulkan konsep dapil nasional di tengah pembahasan ambang batas parlemen untuk Pemilu 2029. Demokrat menyoroti banyaknya suara yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR akibat parliamentary threshold.

Dede menyebut sekitar 17 juta suara tidak terkonversi menjadi kursi pada Pemilu 2024 ketika ambang batas parlemen ditetapkan 4 persen. Ia juga menyebut sekitar 19 juta suara pada Pemilu 2009 saat ambang batas berada di angka 2,5 persen.

Melalui konsep national pool, Demokrat mengusulkan sisa suara dari partai-partai yang lolos ambang batas dikumpulkan dan dikonversi menjadi kursi tambahan. Dede menyebut mekanisme tersebut memiliki kemiripan dengan stembus accord yang pernah digunakan pada Pemilu 1999.(pon)



Baca juga:

Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen







#Dapil Nasional #Pemilu #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Dunia
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Seusai menang besar dalam pemilu di negara bagian Sachsen-Anhalt, Jerman bagian timur, partai kanan ekstrem Alternatif untuk Jerman (Alternative Fur Deutschland/AfD) kini mengincar kemenangan dalam pemilu federal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Partai Kanan Ekstrem Alternatif Jerman Menang Besar di Negara Bagian, Bersiap Tarung di Pemilu Federal
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Bagikan