PSI DPRD DKI Soroti Jalan Rusak Dampak Banjir, Minta Pemprov Bergerak Cepat
Selasa, 27 Januari 2026 -
MerahPutih.com - Sejumlah ruas jalan di Jakarta mengalami kerusakan dan berlubang setelah terendam banjir dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut diperparah karena jalanan yang tergenang tetap dilintasi kendaraan, sehingga struktur aspal semakin rusak dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan patroli penyisiran untuk mengecek kerusakan jalan dan melakukan perbaikan secepatnya.
“Banjir yang terjadi beberapa waktu ini mengakibatkan beberapa jalanan mengalami kerusakan. Lubang muncul di mana-mana dan ini membahayakan keselamatan para pengemudi kendaraan, terutama pengendara motor,” ujar William, Selasa (27/1).
Baca juga:
Jalan Gatot Subroto Rusak, Pramono: Akan Diperbaiki Setelah 27 Januari
William mengungkapkan, kerusakan jalan tersebut bahkan telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, lubang di jalan tidak boleh dianggap sepele karena berpotensi menimbulkan korban jiwa.
“Jangan sampai lubang-lubang ini menyebabkan kecelakaan yang tidak hanya bisa mencederai pengendara yang melintas, tetapi juga dapat berakibat fatal,” sambungnya.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, saat hujan deras mengguyur Jakarta seharian pada Kamis (22/1), tercatat sedikitnya 22 ruas jalan terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 10 sentimeter hingga 65 sentimeter.
Beberapa ruas jalan yang terdampak antara lain Jalan Daan Mogot, Jalan Taman Kota, Jalan Kemang Utara, Jalan Cipinang Indah, Jalan Kebon Pala II, dan sejumlah ruas lainnya.
“Pemprov DKI harus melakukan patroli rutin, terutama di sepanjang ruas jalan utama untuk mencari kerusakan-kerusakan yang ada,” tegas William.
Baca juga:
DPRD & Pemprov Jakarta Kompak, Proyek Normalisasi 3 Sungai Jadi Solusi Atasi Banjir
Ia menekankan, jika ditemukan lubang atau kerusakan, perbaikan harus segera dilakukan tanpa menunggu kondisi semakin parah.
“Kalau ada lubang-lubang yang muncul, maka harus segera ditambal. Ini perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan jatuhnya korban di kemudian hari,” lanjutnya.
William juga menyoroti kondisi di wilayah yang ia wakili, khususnya Jalan Daan Mogot, yang dinilai sangat terdampak banjir saat hujan besar pekan lalu.
“Termasuk di wilayah yang saya wakili. Seperti Jalan Daan Mogot sangat terdampak oleh banjir ketika terjadi hujan besar minggu lalu. Mohon agar disisir dari ujung ke ujung untuk dicek apakah ada lubang-lubang yang muncul dan berpotensi membahayakan para pengendara,” kata dia.
Ia meminta agar upaya tersebut dikoordinasikan dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta serta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, terutama terkait pengaturan lalu lintas selama proses patroli dan perbaikan berlangsung.
“Ada baiknya hal ini dilakukan secepat-cepatnya dengan cara dicicil, jangan menunggu terlalu lama nantinya,” pungkas William. (Asp)