Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Pria Jomlo, di Wilayah Ini Berpotensi Bertemu Perempuan Idamanmu

Iftinavia Pradinantia - Kamis, 27 Desember 2018

BAGI pria lajang, menemukan tambatan hati sesui kriteria gampang-gampang susah. Mereka harus bersaing dengan pria lain untuk memikat sang pujaan hati. Kadangkala mereka juga harus gigit jari karena perempuan yang diidamkannya telah memiliki tambatan hati. Namun di tempat ini kalian bebas memilih perempuan sesuai kriteria tanpa harus bersaing dengan pria lain. Hal tersebut karena, daerah berikut mayoritas dihuni oleh perempuan.

1. Desa Wadon, Ngawi, Indonesia

Desa Wadon
Desa Wadon (Foto: MOTOMOTO)

Tak perlu jauh-jauh ke belahan dunia lain. Di Indonesia, kamu juga bisa menemukan perempuan yang berpotensi menjadi pasanganmu. Tepatnya di Desa Wadon, Ngawi. Desa ini hanya ditinggali oleh perempuan. Perempuan di Desa Wadon yang ingin menikah diberi pilihan sulit. Mereka harus meninggalkan desa atau hidup terpisah dengan suaminya. Suami mereka hanya boleh berkunjung jika si perempuan membutuhkan pertolongan pada pekerjaan-pekerjaan berat seperti membangun atau merenovasi rumah. Hal tersebut membuat Desa Wadon ditinggalkan masyarakatnya yang lebih memilih hidup normal bersama suami.

2. Suku Khasi, Meghalaya, India

Khasi
Suku Khasi (Foto: The Better India)

Jauh dipedalaman India, terdapat suatu daerah bernama Meghalaya. Di Meghalaya hiduplah suku Khasi yang mayoritas penduduknya adalah perempuan. Di wilayah tersebut, derajat perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Perlakuan terhadap mereka jauh berbeda. Perbedaan tersebut telah terlihat sejak mereka lahir. Jika bayi yang lahir perempuan akan dibuat perayaan khusus penyambutan bayi. Sementara apabila yang lahir laki-laki tak ada perayaan apapun. Bagi kamu yang ingin mempersunting perempuan Khasi, kamu tak hanya mendapatkan perempuan cantik tetapi juga perempuan kaya. Sebagai wilayah yang menganut sistem matrilineal, mereka mewarisi kekayaan keluarganya.

3. Suku Garo, Meghalaya, India

Suku Garo
Suku Garo (Foto: ist)

Selain suku Khasi, di Meghalaya juga terdapat Suku Garo yang mayoritas penduduknya adalah perempuan. Serupa dengan suku Khasi, Suku Garo juga memiliki tradisi matrilineal. Namun, tradisi yang dijalankan di Suku Garo lebih ketat dan keras. Dalam menentukan jodoh, Suku Garo memiliki cara tersendiri. Seluruh laki-laki yang ingin mempersunting akan dikumpulkan dalam satu barak. Selanjutnya, sang perempuan bebas memilih calonnya.

4. Suku Mosuo, Lugu, Tiongkok

Suku Mosuo
Suku Mosuo (Foto: Easy Tour China)

Bagi kamu kaum adam yang suka dengan wajah oriental, kamu bisa berkunjung ke daerah yang terletak di barat daya Tiongkok dekat kawasan Danau Lugu. Namun bisa jadi kau harus bersaing dengan turis lainnya karena tempat tersebut menjadi incaran para turis yang ingin melihat budaya dan tradisi setempat. Wilayah tersebut dihuni oleh Suku Mosuo. Laki-laki dan perempuan Suku Mosuo menjalankan tugas yang jauh berbeda dari yang kita tahu. Para perempuan bertugas mencari nafkah sementara laki-laki diam di rumah mengurus kebutuhan rumah tangga. Jumlah perempuan Suku Mosuo jauh lebih banyak dari laki-laki karena kaum adam di tempat ini melakukan perjalanan jauh saat dewasa.

5, Sakaka, Al Jawf, Arab Saudi

Sakaka
Sakaka (Foto: Cities Tips)

Daerah Sakaka, Al Jawf yang terletak di barat Arab Saudi hanya dihuni oleh perempuan. Sebagai bagian dari Arab Saudi, mereka cukup ketat menjaga perempuan dan laki-laki yang belum menikah. Aturan yang diterapkan oleh Sakaka terhadap masyarakat perempuannya jauh lebih ketat. Mereka dilarang berpakaian modis, bertingkah tomboi, atau menggunakan berbagai perangkat teknologi. Mereka yang melanggar aturan tersebut akan mendapat sangsi berupa diusir dari Sakaka.

6. Noiva de Cordeiro, Brasil

Brasil
Noiva de Cordeiro (Foto: ist)

Tertarik dengan perempuan Latin nan eksotis? Pergilah ke Noiva de Cordeiro, Brasil. Kota tersebut begitu populer akan penduduk mayoritas perempuannya sehingga dijuluki kota tanpa pria. Wilayah tersebut dihuni sekitar 600 perempuan dengan rentang usia 20 hingga 35 tahun. Banyaknya penduduk perempuan di wilayah tersebut karena para pria harus pergi jauh dari rumah menjelang dewasa dan hanya boleh kembali di akhir pekan. Seluruh urusan kota dijalankan oleh perempuan. Mereka percaya, kalau diurus perempuan kota lebih teratur dan cantik.

7. The Other World Kingdom, Republik Ceko

Ceko
The Other World Kingdom (Foto: National Geographic)

The Other World Kingdom adalah negara terkecil di dunia. Kecilnya wilayah negara tersebut membuat mereka harus tergabung di bawah bendera Republik Ceko. Wilayah ini sepenuhnya dikuasai kaum hawa. Bagi kamu pria lajang yang ingin datang ke sini, pikirkan kembali. Meskipun kecantikan mereka tak diragukan lagi, mereka memperlakukan pria dengan semena-sema. Misalnya, menjadikan mereka budak atau diskriminasi gender. Pelanggaran Hak Asasi Manusia di wilayah tersebut membuat The Other World Kingdom dibubarkan oleh lembaga PBB. (avia)

Baca Artikel Asli