Presiden Turki Erdogan Temui Paus Fransiskus
Senin, 05 Februari 2018 -
MerahPutih.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terbang ke Italia pada Minggu (4/1). Erdogan akan bertemu dengan Paus Francis di Vatikan untuk pembicaraan tentang Yerusalem pasca klaim Ibu Kota Israel oleh Presiden AS Donald Trump.
Reuters melaporkan, Erdogan sebelumnya berseberangan dengan Paus pada 2013, ketika pemimpin umat Katolik itu berbicara kepada publik terkait pembunuhan yang disebutnya genosida terhadap 1,5 juta orang Armenia pada 1915. Turki selalu menolak pernyataan itu.
Kemudian keduanya, Erdogan dan Paus memiliki pandangan yang sama terkait Yerusalem. Keduanya berbicara melalui telepon setelah Trump menyatakan pada Desember tahun lalu terkait Yeruselem Ibu Kota Israel dan akan memindahkan kedutaan besar mereka ke sana. Erdogan dan Paus berpandangan perubahan status atas Kota Suci harus ditolak.
Sebelum meninggalkan Turki, Erdogan mengatakan AS telah mengisolasi diri atas pernyataannya tentang Yerusalem. "Dalam proses ke depan, mari terima Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina. Ini kesepakatan yang harus dicapai. Kita saat ini berusaha untuk itu," katanya di Istambul.
Erdogan akan bertemu Paus pada Senin (5/2). Ini akan menjadi kunjungan pertama presiden Turki ke Vatikan setelah 59 tahun.
Erdogan dan Paus diperkirakan juga akan berdiksusi terkait situasi di Suriah dan Irak untuk bantuan kemanusian dan persoalan pengungsi.
Sementara itu media Israel Haaretz, Presiden Turki Erdogan menyatakan bahwa isu utama yang akan diangkat dalam pertemuan dengan Paus adalah terkait Yerusalem. "Prioritas utama saya adalah Yerusalem," katanya.
"Paus dan saya berpandangan yang sama terkait Yerusalem. Tida ada klaim satu pihak pun terhadap kota yang dicintai miliaran orang ini," lanjut Erdogan. "Kita perlu aksi bersama untuk mempertahankan status quo." (*)