Paus Leo Serukan Pembentukan Negara Palestina sebagai Jalan Damai

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 01 Desember 2025
Paus Leo Serukan Pembentukan Negara Palestina sebagai Jalan Damai

Pemimpin umat Katolik, Paus Leo XIV. (Foto: dok. Instagram/Pope Leo XIV)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Leo XIV, menyebut bahwa pembentukan negara Palestina merupakan satu-satunya solusi untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel.

Pernyataan itu disampaikan Paus kepada wartawan dalam penerbangan dari Turkiye menuju Lebanon pada Minggu (30/11) waktu setempat.

“Kita semua mengetahui bahwa saat ini Israel masih belum menerima solusi itu, tetapi kita melihatnya sebagai satu-satunya solusi,” ujar Paus Leo dalam keterangan persnya yang dikutip Senin (1/12).

Baca juga:

Pertemuan Bersejarah Paus Leo XIV-Presiden Abbas, Makna di Balik 10 Tahun Perjanjian Vatikan-Palestina

Paus Leo menyebut hubungan antara Vatikan dan Israel selama ini berjalan baik, sehingga ia percaya dapat berperan sebagai penengah dalam proses penyelesaian konflik.

“Kami berusaha menjadi mediator antara kedua pihak yang dapat membantu mereka mencapai solusi yang adil bagi semua orang,” tambah Paus Leo.

Baca juga:

Bertemu Paus Leo XIV, Presiden Palestina Minta Dukungan Akhiri Konflik dengan Israel

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya dan Presiden Turkiye, Tayyip Erdogan, turut membahas konflik Israel–Palestina serta perang antara Ukraina dan Rusia.

“Turkiye memiliki peran penting dalam membantu mengakhiri kedua perang tersebut,” kata Paus Leo.

Selama kunjungannya di Turkiye, Paus memperingatkan bahwa masa depan umat manusia terancam oleh banyaknya konflik berdarah di berbagai belahan dunia. Ia juga mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama agama. (Knu)

#Paus Leo XIV #Recep Tayyip Erdogan #Palestina #Turkiye
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Prabowo menilai dukungan dan komitmen Pemerintah Turkiye terhadap Indonesia menunjukkan hasil nyata dari hubungan diplomatik yang erat dan telah berjalan sangat baik antara kedua negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertukar Pandangan Mengenai Situasi Timur Tengah
Indonesia
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Presiden Prabowo Subianto menerima Menlu Turkiye Hakan Fidan di Hambalang.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Prabowo Terima Menlu Turkiye di Hambalang, Bahas Stabilitas Situasi Timur Tengah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Indonesia
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Sembilan WNI itu merupakan bagian dari relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Indonesia
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla akhirnya dibebaskan
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Dunia
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Bagikan