Kardinal Terpidana Tuntut Hak Ikut Konklaf, Picu Ketegangan Baru di Vatikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 07 Mei 2025
 Kardinal Terpidana Tuntut Hak Ikut Konklaf, Picu Ketegangan Baru di Vatikan

Vatikan. (Dok Vatican News)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KARDINAL Giovanni Angelo Becciu, tokoh penting yang pernah menempati posisi pejabat tinggi di Sekretariat Negara Vatikan, menuntut haknya untuk ikut serta dalam konklaf. Ia belum lama divonis bersalah dalam kasus penggelapan dan penipuan.

Becciu, yang divonis pada 2023 dengan hukuman penjara lima setengah tahun, saat ini menjalani proses banding dan masih tinggal di apartemen Vatikan. Ia sebelumnya dicopot Paus Fransiskus dari seluruh hak dan keistimewaan sebagai kardinal pada 2020. Penalti itu dijatuhkan akibat keterlibatannya dalam skandal keuangan besar, termasuk investasi bermasalah di properti London yang membuat gereja kehilangan puluhan juta dolar.

Meski begitu, Becciu menegaskan ia belum pernah secara resmi diminta mengundurkan diri sebagai peserta konklaf. “Tidak ada pernyataan eksplisit untuk mengecualikan saya dari konklaf, juga tidak ada permintaan tertulis untuk pengunduran diri saya,” ujarnya kepada media lokal di Sardinia, kampung halamannya, dikutip CNN.

Situs resmi Vatikan sendiri telah mencantumkan Becciu sebagai ‘nonelektor’. Namun, karena usianya yang masih 76 tahun, ia secara teknis masih memenuhi syarat untuk memberikan suara dalam konklaf, yang hanya dibatasi bagi kardinal di bawah usia 80 tahun.

Baca juga:

Trump Unggah Foto AI Pakai Atribut Paus Jelang Konklaf, Warganet Minta Dihapus



Keputusan akhir mengenai keikutsertaan Becciu diperkirakan akan ditentukan Dekan Dewan Kardinal, Giovanni Battista Re, dan Kardinal Pietro Parolin, yang akan memimpin konklaf di Kapel Sistina yang dimulai pada Rabu (7/5).

Kasus Becciu menjadi ujian serius bagi reformasi transparansi dan akuntabilitas keuangan yang tengah diupayakan Paus Fransiskus selama masa kepemimpinannya. Ia menjadi kardinal pertama dalam sejarah yang diadili dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan pidana Vatikan.(dwi)

Baca juga:

Konklaf Dimulai 7 Mei, para Kardinal Bersiap mulai dari Saling Mengenal hingga Jalin Persatuan untuk Lanjutkan Legasi Paus Fransiskus

#Vatikan #Konklaf #Paus Fransiskus
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Indonesia bersama Vatikan akan terus mempromosikan perdamaian dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Indonesia dan Takhta Suci Vatikan Sepakat Internasionalisasikan Nilai Pancasila
Dunia
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Hasil tes pada jaringan yang diangkat selama operasi Paus mengonfirmasi diagnosis awal dan menunjukkan bahwa kanker tersebut belum menyebar.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Dokter Nyatakan Paus Leo tak Butuh Perawatan Lanjutan, Kanker Paru-Paru Bersifat Terlokalisasi
Dunia
Tumor Paus Leo XIV Terangkat Total, Tim Dokter Izinkan Tur Apostolik Amerika Latin Bulan Depan
Tim dokter Vatikan mengonfirmasi tumor paru-paru Paus Leo XIV bersifat lokal dan terangkat total. Bapa Suci siap jalani tur Apostolik ke Amerika Selatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
Tumor Paus Leo XIV Terangkat Total, Tim Dokter Izinkan Tur Apostolik Amerika Latin Bulan Depan
Dunia
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Kondisi Paus Leo XIV dilaporkan membaik usai operasi tumor paru. Paus mulai berjalan, menjalani fisioterapi, dan masih dirawat di Roma.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kondisi Paus Leo XIV Membaik Usai Operasi Tumor Paru, Sudah Bisa Berjalan
Dunia
Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru, Kardinal Pietro Parolin Pegang Kendali Kepemimpinan Vatikan
Paus Leo XIV jalani operasi kanker paru-paru di RS Gemelli Roma. Kardinal Pietro Parolin sementara pegang kendali administratif Kuria Vatikan!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Paus Leo XIV Didiagnosis Kanker Paru, Kardinal Pietro Parolin Pegang Kendali Kepemimpinan Vatikan
Dunia
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Vatikan rilis klarifikasi resmi hanya mengakui Ordo Malta dan Ordo Makam Suci Yerusalem. Ksatria Templar dan ordo klaim baru dipastikan tidak diakui!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Takhta Suci Tegaskan Hanya Akui 2 Ordo Kesatria di Luar Vatikan, Templar Tidak Termasuk
Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Dunia
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Menurut pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu, ia hanya berpegang pada ajaran Injil dan akan terus "bersuara lantang untuk menentang perang."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Dunia
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat itu telah menjadi pengkritik vokal perang Iran.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Dunia
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat meletakkan buket bunga di atas makam sederhana berlapis marmer putih dengan ukiran nama Franciscus
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Bagikan