Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Presiden Prancis Serukan Gencatan Senjata di Timur Tengah Selama Perayaan Idul Fitri

Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026

MerahPutih.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan gencatan senjata konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) selama perayaan hari Idul Fitri.

"Saat kawasan ini memasuki musim hari raya keagamaan, saya pikir semua orang harus tenang dan operasi militer harus dihentikan setidaknya selama beberapa hari untuk memberi kesempatan lain bagi negosiasi," kata Macron menjelang KTT para pemimpin Uni Eropa, dilansir dari Antara, Jumat (20/3).

Idul Fitri Momentum Perdamaian

Presiden Prancis itu menekankan momentum Idul Fitri seharusnya menjadi kesempatan untuk menahan diri dan membuka jalur diplomasi.

Seruan orang nomor satu di Prancis itu muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional bahwa konflik dapat meluas dan memperburuk ketegangan regional.

Dunia internasional menilai seruan gencatan senjata itu sebagai upaya baru untuk membuka ruang negosiasi dalam konflik timur tengah yang kini kian memanas.

Muslim Timur Tengah Sudah Rayakan Idul Fitri

Umat Muslim di kawasan Timur Tengah kini sedang merayakan Idul Fitri pada 20 Maret 2026, menandai berakhirnya puasa Ramadan. Namun, perayaan ini dibayangi eskalasi konflik.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah. AS dan Israel awalnya menyebut serangan mereka sebagai langkah “preemptif” untuk menghadapi ancaman program nuklir Iran, namun kemudian memperjelas tujuan mereka adalah mendorong perubahan kekuasaan di Iran. (*)

Baca Artikel Asli