Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz

Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019). ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran mengumumkan pembentukan otoritas baru yang bertugas mengelola jalur strategis Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.

Namun, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran belum menjelaskan struktur, kewenangan, maupun tanggung jawab lembaga baru itu. Pemerintah Iran menyatakan lembaga baru itu akan memberikan informasi terkini mengenai operasi di selat melalui platform resmi akun media sosial X mereka.

Baca juga:

Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran

Tarif Khusus Bagi Kapal Negara Sahabat

Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menyebut negaranya telah menyiapkan mekanisme pengaturan lalu lintas maritim melalui jalur tertentu.

Dalam mekanisme itu, Iran akan mengenakan biaya untuk layanan khusus yang diberikan kepada kapal-kapal dari negara sahabat.

“Dalam proses ini, hanya kapal komersial dan pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan memperoleh manfaat,” tulis Azizi di X, dilansir Antara, Selasa (19/5).

Kebijakan terbaru Iran terkait pelayaran di Selat Hormuz ini muncul setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang dibalas dengan serangan Iran ke Israel dan sekutu AS di Teluk.

Baca juga:

Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!

Iran Pertegas Kontrol Selat Hormuz.

Sejak eskalasi pecah, Iran terus memperketat navigasi di Selat Hormuz. Selat Hormuz menjadi jalur penting bagi pasokan minyak, bahan bakar, dan gas dunia. Gangguan di perairan ini menimbulkan kekhawatiran global terhadap stabilitas energi internasional.

Dengan adanya otorita baru, Iran berupaya memperkuat kontrol atas jalur tersebut sekaligus memberikan insentif bagi negara-negara sahabat melalui tarif khusus. (*)

#Selat Hormuz #Iran #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan