Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Optimis Visi Damai Trump Sukses Indonesia Kirim Pasukan Terbesar Ke Dewan Perdamaian

Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026

Merahputih.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan penuh terhadap 20 poin rencana perdamaian usulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam KTT perdana Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Dalam pertemuan strategis tersebut, Indonesia berkomitmen mengirimkan 8.000 personel pasukan perdamaian sebagai langkah konkret menciptakan stabilitas global, khususnya di wilayah konflik seperti Gaza, Palestina.

Indonesia telah mengkaji secara mendalam visi perdamaian yang digagas oleh Donald Trump sejak hari pertama usulan tersebut digulirkan. Bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung tatanan dunia yang lebih stabil.

Baca juga:

Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza dan Solusi Dua Negara di Forum BoP

"Dari hari pertama, kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump. Kami sepenuhnya setuju dan kami sangat berkomitmen pada rencana ini. Itulah mengapa kami bergabung dengan Dewan Perdamaian; kami berkomitmen pada kesuksesannya," ujar Presiden Prabowo, Jumat (20/2).

Meski mengakui bahwa implementasi peta jalan perdamaian ini akan menghadapi tantangan berat, Presiden Prabowo tetap optimis. Kepemimpinan Trump dinilai mampu membawa perubahan nyata bagi konflik internasional yang berkepanjangan.

Baca juga:

Janji Prabowo ke Trump, Indonesia Jadi Motor Perdamaian Gaza di BoP

"Kami tahu akan ada banyak rintangan dan kesulitan, tetapi kami sangat optimis dengan kepemimpinan Presiden Trump bahwa visi perdamaian yang nyata ini akan tercapai. Akan ada masalah, tetapi kami akan menang," tegas Prabowo.

Selain Indonesia, KTT ini dihadiri oleh pemimpin dari berbagai negara seperti Argentina, Hungaria, Mesir, hingga Vietnam. Rangkaian acara ditutup dengan pemungutan suara serta penetapan resolusi internasional yang diharapkan mampu mempercepat gencatan senjata di berbagai titik panas dunia.

Baca Artikel Asli